Selasa, 25/02/2020 22:09 WIB

Pemberontak Mengamuk, 40 Tentara Suriah Tewas di Idlib

Dalam insiden tersebut, 40 tentara Suriah tewas dan 80 lainnya cedera.

Kepulan asap dari kota Tal Thyad di Suriah setelah pemboman Turki, dalam sebuah foto yang diambil dari sisi perbatasan Turki dekat Akcakale di provinsi Sanliurfa pada 9 Oktober 2019. (Foto: AFP)

Sana`a, Jurnas.com - Kelompok militan pemberontak menyerang posisi militer Republik Arab Suriah di zona de-eskalasi Idlib. Dalam insiden tersebut, 40 tentara Suriah tewas dan 80 lainnya cedera.

Kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan, gerilyawan melancarkan serangan sengit dengan jumlah besar pada posisi militer negara itu di provinsi barat laut Kamis (23/1) pagi.

SANA mengatakan, kelompok Jabhat al-Nusra, yang sebelumnya dikenal Front al-Nusra, melancarkan berbagai macam serangan, untuk menerobos beberapa posisi tentara di bidang-bidang al-Nusra, Samaka dan al-Tah di Idlib.

Ditambahkan bahwa unit tentara Suriah dipekerjakan kembali dan menghentikan para penyerang untuk terus maju.

Bentrokan masih berlangsung antara tentara dan teroris Jabhat al-Nusra di sepanjang garis konfrontasi, menurut SANA.

Sehari sebelum insiden tersebut, unit tentara Suriah menanggapi serangan kelompok teroris di beberapa daerah di Idlib yang menimbulkan kerugian besar pada mereka dalam hal personil dan peralatan.

Pada 5 Agustus tahun lalu, tentara Suriah mengumumkan dimulainya serangan terhadap militan yang disponsori asing di Idlib, karena tidak menghormati gencatan senjata yang ditengahi Rusia dan Turki.

Di bawah kesepakatan yang dicapai di Sochi, Rusia, pada 2018, semua militan di zona demiliterisasi yang mengelilingi Idlib dan juga beberapa provinsi Aleppo dan Hama seharusnya menarik senjata berat pada 15 Oktober tahun itu.

Otoritas Suriah membuka tiga koridor kemanusiaan untuk warga sipil dari daerah-daerah yang dikendalikan oleh militan yang disponsori asing di provinsi barat laut Aleppo dan Idlib untuk pergi dan pindah ke bagian-bagian yang dikontrol pemerintah di negara itu.

Militansi yang didukung asing, didukung Amerika Serikat dan banyak sekutu Barat dan regionalnya, meletus di Suriah pada 2011. Teroris Takfiri menyerbu sebagian besar wilayah Suriah sebelum disapu oleh pasukan pemerintah dan sekutu.

TAGS : Jabhat al-Nusra Front al-Nusra Militer Suriah Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :