Kamis, 09/07/2020 04:36 WIB

Iran, Negara OPEC Pertama yang Mampu Produksi dan Ekspor Katalis

Perusahaan Iran telah menguasai teknologi yang diperlukan untuk memproduksi setidaknya 44 jenis katalis yang sering digunakan di industri.

Sampel katalis yang dipamerkan di sebuah pameran di ibukota Iran, Teheran (Foto: Irna)

Teheran, Jurnas.com - Iran menjadi negara anggota pertama Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dapat memproduksi dan mengekspor katalis canggih yang digunakan dalam pemrosesan minyak dan gas.

Ketua Asosiasi Produsen Katalis Iran, Abdolreza Hamidi mengatakan, negara itu tidak lagi perlu mengimpor katalis pemrosesan minyak dari negara-negara seperti Amerika Serikat (AS).

Ia menambahkan bahwa perusahaan Iran telah menguasai teknologi yang diperlukan untuk memproduksi setidaknya 44 jenis katalis yang sering digunakan di industri minyak dan gas.

"Iran adalah negara OPEC pertama dan satu dari sedikit di dunia yang telah memecah monopoli perusahaan-perusahaan manufaktur katalis utama dunia," kata Hamidi.

Iran telah mengimpor berbagai jenis katalis yang dibutuhkannya untuk industri perminyakan dari negara-negara Barat dimana perusahaan Amerika Honeywell UOP menjadi pemasok utama selama bertahun-tahun.

Sejak Washington memberlakukan sanksi keras terhadap industri minyak dan gas Iran sejak November lalu, kontraktor Iran kesuliatan mengakses perangkat canggih yang diperlukan untuk meningkatkan produksi atau memperluas kegiatan di sektor petrokimia negara itu.

Hamidi mengatakan perusahaan Iran telah berhasil memecah monopoli 14 perusahaan global yang menghasilkan katalis yang digunakan dalam industri minyak dan gas.

Ia mengatakan Iran telah mulai memasok katalis semacam itu kepada pelanggan di negara-negara seperti Irak, Armenia, Pakistan, Suriah, Kazakhstan, dan lainnya.

Para ahli percaya sanksi Amerika atas penjualan langsung minyak mentah Iran telah menjadi bumerang dengan cara tertentu karena mereka telah menyebabkan booming di bidang manufaktur dan perdagangan non-minyak di negara itu meskipun dampaknya terhadap keuangan pemerintah.

TAGS : Sanksi Amerika Serikat Negara Pengekspor Minyak Timur Tengah Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :