Senin, 26/10/2020 14:37 WIB

Perawatan Kanguru Cocok Untuk Bayi Lahir dengan Berat Badan Tak Normal

bayi memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup ketika ibu mereka memeluk mereka erat-erat sepanjang hari.

ilustrasi ibu menggendong anaknya (foto: UPI)

Jurnas.com – Sebuah penelitian yang dilakukan di Bergen, Norwegia, menemukan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan tak normal memiliki peluang lebih besar untuk bertahan hidup ketika ibu mereka memeluk mereka erat-erat sepanjang hari.

Teknik ini disebut perawatan kanguru karena meniru bagaimana kanguru melindungi bayi mereka di kantong.

Prosesnya cukup simpel yakni bayi baru lahir dipeluk erat ke tubuhnya dengan bantuan syal atau tali kekang, selama bulan pertama setelah kelahiran, idealnya selama lebih dari 12 jam sehari.

"Kami menemukan bahwa peluang untuk bertahan hidup meningkat sebanyak 30 persen dalam bulan pertama dan 25 persen dalam enam bulan ketika melakukan perawatan kanguru," kata peneliti Halvor Sommerfelt, seorang profesor di Pusat Ilmu Intervensi Ilmu Kesehatan Ibu dan Anak di Universitas, Bergen di Norwegia dilansir UPI.

Di India, tim Sommerfelt mengikuti 8.400 bayi berat lahir rendah dari tahun 2015 hingga 2018. Insiden berat lahir rendah di India termasuk yang tertinggi di dunia.

"Kita tahu bahwa bayi yang kekurangan berat badan lebih rentan terhadap penyakit dan kematian daripada bayi lainnya. Setengahnya tidak bertahan hidup, mati selama bulan pertama kehidupan mereka," kata Sommerfelt.

"Perawatan ibu Kanguru menunjukkan hasil yang luar biasa dalam meningkatkan kelangsungan hidup. Kami berharap bahwa banyak ibu mulai menggunakan metode ini."

TAGS : Pelukan Ibu Bayi Sehat Hasil Penelitian




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :