Senin, 03/08/2020 18:51 WIB

Iran Tembakan Dua Rudal ke Pesawat Penumpang Ukraina

Disebutkan, rudal tersebut dilepaskan dalam selisih waktu 30 detik.

Tim penyelamat bekerja di tengah puing-puing pesawat Ukraina yang jatuh di dekat Bandara Internasional Imam Khomeini di ibukota Iran, Teheran, pada 08 Januari 2020, menewaskan semua penumpang. (Foto: IRNA)

Teheran, Jurnas.com - Sebuah rekaman menunjukkan ada dua rudal Iran yang di tembakan ke pesawat penumpang milik maskapai Ukraina yang jatuh di Teheran pada 8 Januari lalu.

New York Times, melaporkan bahwa pihaknya sudah memverifikasi rekaman kamera keamanan tersebut. Disebutkan, rudal tersebut dilepaskan dalam selisih waktu 30 detik.

Video baru ini menunjukkan bahwa serangan rudal pertama telah menyebabkan matinya transponder, sebelum terjadinya serangan rudal kedua, yang juga terlihat dalam video ini.

Video buram yang diambil dari atap di sebuah desa empat mil dari situs militer Iran, menunjukkan pesawat yang menuju ke Kiev itu terbakar dan berputar kembali ke bandara Teheran. Beberapa menit kemudian, pesawat meledak dan jatuh.

Iran selama berhari-hari membantah klaim Barat bahwa Boeing 737 disebabkan misilnya.

Kemudian pada Sabtu (11/1) komandan ruang angkasa Pengawal Revolusi Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh mengakui seorang operator rudal salah mengira pesawat Ukraina International Airlines sebagai rudal jelajah dan melepaskan tembakan.

Insiden itu terjadi ketika angkatan bersenjata Iran berada dalam siaga tinggi setelah meluncurkan puluhan rudal di pangkalan-pangkalan Irak yang menjadi tuan rumah pasukan AS sebagai pembalasan atas pembunuhan jenderal Qasem Soleimani pada 3 Januari.

Iran berjuang mengatasi kejatuhan dalam penanganannya terhadap bencana udara dan tragedi itu menyulut amarah demonstran, sebagian besar dari mereka mahasiswa, turun ke jalan.

Video-video baru yang beredar di media sosial konon menunjukkan protes baru pada Selasa malam di universitas-universitas di Teheran, bersama dengan bentrokan antara mahasiswa dan milisi Basij yang setia pada pendirian tersebut.

Sebelumnya, koresponden AFP mengatakan sekitar 200 siswa yang sebagian besar bertopeng berkumpul di Universitas Teheran dan terkunci dalam ketegangan dengan para pemuda dari Basij.

Sekitar 30 orang telah ditangkap dalam protes atas bencana udara itu, menurut juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili.

Pada Selasa Teheran mengatakan telah melakukan penangkapan pertamanya atas penembakan pesawat tersebut, meskipun tidak memberikan rincian.

TAGS : Kecelakaan Pesawat Pesawat Ukraina




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :