Sabtu, 05/12/2020 00:28 WIB

Iran akan Tanggapi Secara Proporsional Pembunuhan Jenderal Soleimani

Trump menunjukkan ketidakpatuhannya terhadap hukum internasional dengan mengancam akan menyerang situs-situs penting yang terkait dengan Iran, jika Teheran berusaha membalasa kematian Jenderal Soleimani.

Menteri Luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif

Teheran, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan Republik Islam akan menanggapi secara proporsional pembunuhan Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

"Ini adalah terorisme negara," kata Zarif kepada CNN, merujuk pada serangan pesawat tanpa awak yang diperintahkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terhadap iring-iringan yang membawa Soleimani dan Kepala Unit Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis, ibukota Irak, Baghdad pada Jumat pagi.

"Ini adalah tindakan agresi dan merupakan serangan bersenjata terhadap Iran. Kami akan merespons. Tetapi kami akan merespons secara proporsional tanpa harus melanggar hukum seperti Presiden Trump," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa Trump menunjukkan ketidakpatuhannya terhadap hukum internasional dengan mengancam akan menyerang situs-situs penting yang terkait dengan Iran, jika Teheran berusaha membalasa kematian Jenderal Soleimani.

Pada Sabtu (4/1), Trump berkicau "Kami sudah menargetkan 52 situs Iran (mewakili 52 sandera AS yang ditahan Iran selama bertahun-tahun yang lalu), beberapa di tingkat yang sangat tinggi & penting bagi Iran".

Ancamannya datang setelah pihak berwenang Iran mengatakan akan merespon dengan keras serangan AS yang menyebabkan kemartiran sepuluh orang Iran dan Irak, termasuk Jenderal Soleimani dan al-Muhandis.

Menanggapi twit penyewa Gedung Putih, Zarif mengatakan Trump sudah menunjukkan kepada dunia bahwa pemimpin 73 tahun itu siap melakukan kejahatan perang, karena menyerang situs budaya adalah kejahatan perang.

Zarif mendesak Washington untuk menyadari kenyataan bahwa AS tidak bisa lagi tinggal di wilayah tersebut karena sudah tidak dibutuhkana lagi oleh bangsa Irak dan kawasan Timur Tengah lainnya.

TAGS : Agresi Amerika Serikat Donald Trump Situs Penting Iran Qassem Soleimani Mohammad Javad Zarif




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :