Selasa, 31/03/2020 08:08 WIB

Kim Jong Un Kini Main Film

Kim telah menolak keterlibatan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Presiden Korea Utara, Kim Jong un (Foto: KCNA/Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Korea Utara menayangkan film dokumenter yang menampilkan perjalanan terbaru Kim Jong Un ke Gunung Paektu, dengan cuplikan para pemimpin masa lalu diselingi dalam film.

Kim, yang melewatkan pidato Tahun Baru tahunannya terlihat bersama istrinya, Ri Sol Ju, di KCTV, dalam gambar yang mengingatkan pada pendiri Kim Il Sung.

Film dokumenter ini mencakup ketiga pemimpin, termasuk ayah Kim Kim Jong Il, mengunjungi Gunung Paektu selama periode sejarah yang berbeda.

Rekaman itu mungkin telah dikuratori dengan cermat; setiap pemimpin terlihat duduk di dekat api unggun dengan bawahannya. Dalam satu kutipan, Kim Jong Il terlihat berbagi kentang panggang dengan rekan-rekannya.

Film dokumenter itu berlangsung sekitar satu jam, menurut kantor berita Yonhap. Para pemimpin Korea Utara secara tradisional mengunjungi Gunung Paektu menjelang keputusan penting; Para analis mengatakan Korea Utara dapat melakukan tes senjata yang lebih serius pada 2020, termasuk peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua.

Film yang ditayangkan pada Kamis mungkin termasuk kritik terhadap anggota generasi muda Korea Utara yang tidak memiliki ingatan tentang pendirinya Kim Il Sung.

"Generasi baru yang belum mengalami cobaan revolusi telah muncul sebagai kekuatan utama" saat ini, kata narator film dokumenter Korea Utara, mengutip Kim Jong Un.

"Ini adalah masa ketika imperialis dan musuh kelas mencoba untuk menghancurkan posisi ideologis, revolusioner dan nasional kita."

"Kita harus selalu hidup dan berjuang dengan ideologi serangan Gunung Paektu."

Gunung Paektu adalah simbol perlawanan anti-kolonial di Utara.

Kim telah menolak keterlibatan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Pada hari Kamis Seoul mengatakan mempertahankan "kepercayaan" pada dialog AS-Korea Utara, menurut Newsis.

Menteri Luar Negeri Kang Kyung -wha mengatakan aliansi AS-Korea Selatan harus menjadi dasar untuk "diplomasi yang beragam" antara kedua negara selain Jepang, Cina dan Rusia, menurut laporan itu.

TAGS : Kim Jong Un Korea Utara




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :