Rabu, 26/02/2020 02:08 WIB

Turki Tak Kuat Tampung Gelombang Pengungsi Suriah

Sebanyak 17 tentara Suriah terbunuh dan 42 lainnya menderita luka-luka, sementara teroris kehilangan hingga 200 orang.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, saat menyampaikan pidato di Istanbul mengatakan, Ankara tidak akan dapat menangani gelombang pengungsi Suriah lainnya sendirian, Senin (23/12).

"Lebih dari 80.000 saudara kita melarikan diri dari Idlib ke perbatasan kita. Dalam situasi ini, Turki tidak akan mampu menangani gelombang pengungsi lain," ujar Erdogan dilansir Tass.

Semalam hingga Jumat, pasukan Suriah menggagalkan dua serangan oleh Hayat Tahrir al-Sham (juga dikenal sebagai Jabhat al-Nusra, dilarang di Rusia), Ansar al-Tawhid dan kelompok-kelompok teroris Hurras ad-Din di provinsi Idlib.

Sebanyak 17 tentara Suriah terbunuh dan 42 lainnya menderita luka-luka, sementara teroris kehilangan hingga 200 orang.

Al Jazeera melaporkan pada Sabtu, mengutip pengamat PBB, bahwa lebih dari 18.000 orang telah meninggalkan provinsi Idlib mengingat meningkatnya serangan.

Menurut saluran TV, warga sipil menuju ke perbatasan Turki.

TAGS : Pengungsi Suriah Presiden Turki Tayyip Erdogan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :