Selasa, 31/03/2020 08:25 WIB

Ozil Dibela Menlu AS, Disudutkan Eks Bintang City

Pompeo, dalam cuitannya di Twitter membela sikap Ozil terhadap China, yang membuat tayangan Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu ditarik dari televisi China.

Mesut Ozil

London, Jurnas.com - Pernyataan Mesut Ozil soal Muslim Uighur di Xinjiang, China, didukung oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Mike Pompeo. Namun sayang, rekannya sesama pesepak bola, Yaya Toure menyuruh dia fokus saja bermain sepak bola.

Pompeo, dalam cuitannya di Twitter membela sikap Ozil terhadap China, yang membuat tayangan Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu ditarik dari televisi China.

"Gerai propaganda Partai Komunis Tiongkok dapat menyensor permainan Mesut Özil dan Arsenal sepanjang musim, tetapi kebenaran akan menang," tulia Pompeo.

"Partai Komunis tidak bisa menyembunyikan pelanggaran HAM berat yang dilakukan terhadap warga Uighur dan agama lain dari dunia," lanjut dia.

Sementara mantan bintang City yang kini bermain untuk klub China, Toure menolak mendukung kecaman Ozil atas pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

"Pemain harus tetap dengan sepak bola dan politisi ke politik, karena Anda tidak dapat terlibat dengan hal-hal seperti ini karena itu akan menarik banyak masalah dan banyak hal," ujar dia dilansir dari Telegraph pada Rabu (18/12).

"Sebagai seorang Muslim, itu rumit dan itu adalah pilihannya. Dia sudah melakukan komentarnya tapi saya pikir dia salah mengatakan itu," imbuh Toure.

Sebelumnya, Dewan Muslim Inggris (MCB) mengkritik kebijakan The Gunners karena lepas tangan atas komentar Ozil, di tengah kekhawatiran kurangnya dukungan mereka terhadap bintang Liga Premier Muslim lainnya, termasuk Mo Salah, Sadio Mane, Paul Pogba, N`Golo Kante, Riyad Mahrez, dan Granit Xhaka.

Harun Khan, sekretaris jenderal MCB, mengatakan, "Banyak Muslim terkemuka merasa bahwa adalah tugas mereka untuk menggunakan profil tinggi mereka untuk memanggil penindasan, dan klub sepak bola harus menghormati nilai-nilai moral para pemain mereka dan berdiri bersama mereka melawan pelanggaran hak asasi manusia."

TAGS : Mesut Ozil Yaya Toure Muslim Uighur Xinjiang China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :