Kamis, 06/08/2020 15:09 WIB

Hingga Awal Desember, Pegadaian Cetak Transaksi Hingga Rp47 Triliun

Dalam lima bulan hingga 8 Desember 2019, lebih dari 12,5 juta terjadi transaksi di Pegadaian dengan nilai omzet lebih dari Rp47,3 Triliun

Tabungan Emas Pegadaian (Tamasia)

Jakarta, Jurnas.com - Periode 15 Agustus hingga 8 Desember 2019, PT Pegadaian (Persero) mengatakan jika transaksi produknya seperti Tabungan Emas meningkat drastis.

Tercatat pada periode tersebut lebih dari 12,5 juta terjadi transaksi di Pegadaian dengan nilai omzet lebih dari Rp47,3 Triliun. Dalam catatan Pegadaian, Agustus 2019 lalu perkembangan omzet atas tabungan emas dan produk lainnya hanya 7,27 persen.

Kemudian pada Desember 2019 tumbuh menjadi 10,19 persen. Tren perkembangan transaksi dan omzet dari transaksi terus mengalami peningkatan setiap bulannya terutama jelang program Badai Emas Pegadaian.

"Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti program Badai Emas Pegadaian. Oleh sebab itu kita terus mengajak nasabah untuk meningkatkan transaksinya pada berbagai produk di Pegadaian, diantaranya adalah produk gadai, pembiayaan mikro, emas, haji melalui aplikasi PDS (Pegadaian Digital Sevices)," ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto di Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Sementara itu terkait dengan jumlah nasabah yang mengikuti program Badai emas Pegadaian mencapai 6,8 juta nasabah dimana 10,36 persennya atau sekitar 705 ribu merupakan nasabah baru.

Dari sisi transaksi, Kuswiyoto mengatakan wilayah dengan transaksi tertinggi untuk tabungan emas selama periode tersebut terjadi di kantor wilayah Makassar dengan jumlah transaksi 1,5 juta transaksi dengan nilai omzet Rp5,4 triliun.

Sementara itu terkait dengan program Badai Emas Pegadaian, perseroan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasinya kepada pelanggan terpilihnya. Pegadaian memberikan hadiah langsung dan hadiah undian kepada nasabah yang melakukan transaksi selama periode tersebut.

Program Badai Emas Pegadaian Kedua ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk Pegadaian dan menaikkan engagement sekaligus apresiasi terhadap nasabah yang melakukan transaksi di Pegadaian. Diharapkan daya tarik masyarakat terhadap produk Pegadaian ikut meningkat dan transaksi pun semakin banyak.

Berbeda dengan program Badai Emas Pegadaian Pertama, kali ini Pegadaian melakukan pengundian di hari Kamis setiap minggunya dan memberikan hadiah top up tabungan emas kepada 6.290 orang.

Ada 370 orang pemenang setiap minggunya, masing-masing sebesar 1,945 gram yang terbagi dalam lima kategori undian yaitu gadai, mikro, emas, haji, dan digital. Artinya, ada lebih dari 12 kilogram emas yang diundi oleh Pegadaian selama program Badai Emas berlangsung.

Sedangkan hadiah Grand Prize yang diundi pada akhir periode berupa 2 unit mobil Xpander dan 1 unit rumah senilai Rp1,25 miliar. Total hadiah program Badai Emas Pegadaian yang diundi kepada nasabah mencapai Rp14 miliar.

Seluruh nasabah Pegadaian yang melakukan transaksi gadai, pembiayaan usaha, kendaraan, porsi haji, dan emas baik melalui melalui Cabang Pegadaian (Syariah maupun Konvensional), Agen Pegadaian maupun Aplikasi Pegadaian Digital sesuai ketentuan berhak mengikuti undian tersebut.

"Kami menyadari bahwa nasabah merupakan faktor penting bagi kesinambungan perusahaan. Oleh karena itu kami terus mengembangkan produk dan layanan yang dapat memberikan solusi kepada masyarakat secara cepat dan mudah. Selain itu juga menggelar berbagai program hadiah sebagai penghargaan terhadap loyalitas nasabah," pungkasnya.

TAGS : BUMN Pegadaian Tabungan Emas Kuswiyoto




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :