Jum'at, 07/08/2020 22:37 WIB

Fadli Terima Awards Atas Komitmen Selama Pimpin Parlemen Global Anti Korupsi

Dua periode berturut-turut memimpin GOPAC membuktikan komitmen DPR RI bagi pemberantasan dan pencegahan korupsi di tingkat global.

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon saat dianugerahi Champion of Corruption Awards

Jakarta, Jurnas.com - Dua periode berturut-turut memimpin GOPAC membuktikan komitmen DPR RI bagi pemberantasan dan pencegahan korupsi di tingkat global.

Di bawah kepemimpinan Fadli Zon, GOPAC telah berhasil melaksanakan berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan kesadaran anggota-anggota parlemen untuk terlibat langsung dalam upaya meningkatkan integritas diri dan institusi parlemen, termasuk melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas secara kelembagaan dan personal.

Untuk komitmen tersebut, Fadli Zon dianugerahi Champion of Corruption Awards. Awards tersebut diserahkan perwakilan organisasi regional anti korupsi Afrika (The African Parliamentarians Network Against Corruption - APNAC) pada the 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption di Doha, Qatar, tanggal 9-10 Desember 2019.

Selain menerima Awards tersebut, Fadli Zon mendapatkan kepercayaan juga untuk memimpin organisasi regional anti korupsi kawasan Asia Tenggara (Southeast Asian Parliamentarians Against Corruption – SEAPAC).

Dalam pertemuan regional chapter SEAPAC di sela-sela Konferensi Global GOPAC, Fadli Zon secara aklamasi menerima kepercayaan dari negara-negara tetangga di kawasan untuk memimpin SEAPAC. Indonesia dipercaya dapat memimpin organisasi ini menuju babak baru peran parlemen dalam pemberantasan korupsi.

“Berbagai agenda telah menanti di depan mata, termasuk di dalamnya revitalisasi organisasi ini. SEAPAC harus memiliki visi ke depan yang mampu mengikuti dinamika pemberantasan dan pencegahan korupsi saat ini. Kita harus menyadari keterbatasan pendekatan tradisional yang selama ini diimplementasikan dan berupaya untuk mencari cara-cara terbaik memberantas dan mencegah korupsi," kata Fadli.

"Upaya bersama di tingkat regional menjadi keniscayaan mengingat korupsi merupakan tindak pidana yang masif dan tidak bisa hanya ditanggulangi secara sendiri-sendiri di tingkat nasional. Oleh karena itu BKSAP DPR RI sebagai ujung tombak diplomasi parlemen memiliki posisi strategis untuk memperkuat dialog antar parlemen terkait isu ini baik melalui forum antar parlemen maupun secara bilateral.”

Selain memilih Fadli Zon sebagai Presiden, SEAPAC memutuskan memberikan mandat kepada Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ir. Mardani Ali Sera, M. Eng. dan H.A. Hafisz Thohir sebagai Sekretaris dan Anggota Executive Committeev SEAPAC.

Ke depannya program kerja dan rencana aksi SEAPAC diharapkan dapat lebih selaras dan mendukung GOPAC sebagai payung organisasi global. SEAPAC harus mampu mewujudkan parlemen sebagai institusi publik yang memiliki integritas tinggi, sebagai pilar demokrasi yang dapat menjalankan fungsi check and balance secara proporsional.

Tentunya sejalan dengan komitmen-komitmen GOPAC yang termaktub dalam Doha Declaration yang diadopsi pada pertemuan 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption yang ditutup secara resmi pada tanggal 10 Desember 2019.

Di bawah kepemimpinan Fadli Zon, GOPAC telah memperluas jangkauan hingga memiliki keanggotaan di 65 negara yang terbagi dalam 5 regional chapter; Arab, Afrika, Amerika Latin, Asia Tenggara dan Oseania. Berbagai kerjasama telah terjalin antara GOPAC dengan United Nations Development Program (UNDP), Islamic Development Bank (IsDB), dana Westminster Foundation for Democracy.

TAGS : Warta DPR BKSAP Fadli Zon




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :