Minggu, 27/09/2020 16:34 WIB

Tak Ada Bukti Iran Serang Kilang Minyak Arab Saudi

Puing-puing dari senjata yang menyerang perusahaan minyak negara Arab Saudi, Aramco sudah diperiksa dan PBB belum dapat memverifikasi klaim Washington dan Riyadh.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan pidato selama Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pada hari Jumat, ia mengumumkan UEA akan menjadi tuan rumah pertemuan persiapan menjelang KTT Iklim PBB

New York, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengatakan para penyelidik tidak dapat secara independen menguatkan klaim Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi bahwa Iran berada di balik serangan kilang minyak Aramco pada September.

Guterres mengatakan, puing-puing dari senjata yang menyerang perusahaan minyak negara Arab Saudi, Aramco sudah diperiksa dan PBB belum dapat memverifikasi klaim Washington dan Riyadh.

"Pada saat ini, tidak dapat secara independen membenarkan bahwa rudal jelajah dan kendaraan udara tak berawak yang digunakan dalam serangan-serangan ini berasal dari Iran," tulis Guterres kepada Dewan Keamanan, Selasa (10/12).

Guterres menambahkan, penyidik masih mengumpulkan dan menganalisis informasi tambahan mengenai rudal jelajah dan kendaraan udara tak berawak dan akan melaporkan temuan tambahan pada waktunya.

Serangan yang menimpa fasilitas minyak Aramco di Khurais dan Abqaiq di timur Arab Saudi pada 14 September, diklaim gerakan Yaman Houthi Ansartullah, tetapi kerajaan dan AS bersikeras menyalahkannya Iran tanpa bukti.

Iran sudah menolak tuduhan keterlibatan apa pun dan mengatakan serangan itu adalah tindakan pembelaan diri yang sah oleh Yaman, yang telah mengalami serangan terus-menerus oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi sejak 2015.

TAGS : Arab Saudi Kilang Minyak Amerika Serikat Penyidik PBB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :