Selasa, 21/01/2020 12:19 WIB

Demonstran Jumlah Besar Padati Hong Kong Hari Ini

Pengunjuk rasa Hong Kong kembali akan turun ke jalan-jalan dalam jumlah besar pada Minggu (8/12) sore, untuk terus menekan kepemimpinan Carrie Lam yang dinilai pro-China.

Lautan warga Hong Kong turun ke jalan protes RUU ekstradisi di Hong Kong pada 9 Juni 2019 (Foto: AFP)

Hong Kong, Jurnas.com - Pengunjuk rasa Hong Kong kembali akan turun ke jalan-jalan dalam jumlah besar pada Minggu (8/12) sore, untuk terus menekan kepemimpinan Carrie Lam yang dinilai pro-China.

Dua minggu terakhir, jumlah pendemo mengalami penurunan setelah para kandidat pro-demokrasi menang telak dalam pemilihan dewan lokal. Hasil itu menghancurkan klaim pemerintah bahwa mayoritas yang diam menentang gerakan demo.

Sementara pihak berwenang telah berulang kali melarang aksi unjuk rasa besar dalam beberapa bulan terakhir, dengan alasan risiko kekerasan dari pengunjuk rasa yang keras. Pendemo mengabaikan larangan itu, kendati berujung gas air mata.

Dikutip dari Reuters, pawai yang digelar Minggu sore akan mengikuti rute sebelumnya dari Victoria Park ke jantung kota yang notabene kawasan komersial.

Gerakan itu datang sehari sebelum kota menandai peringatan enam bulan gerakan protes, di mana sekitar 6.000 orang telah ditangkap dan ratusan lainnya cedera, termasuk polisi.

Forum daring yang digunakan untuk mengatur massa juga berjanji untuk melanjutkan aksi protes hingga Senin (9/12) pagi, jika tidak ada tanggapan dari Lam.

Di sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian telah mengalami penurunan.

Dalam jajak pendapat baru yang dirilis pada Jumat kemarin oleh Program Opini Publik Hong Kong, 40 persen responden memberikan nilai nol untuk polisi.

Selama dua hari terakhir, kepala polisi baru Hong Kong, Chris Tang, berada di Beijing untuk bertemu dengan tokoh-tokoh senior Partai Komunis, termasuk kepala keamanan publik Zhao Kezhi, yang akan memberikan "dukungan terkuat".

Tang, yang meneruskan kebijakan pendahulunya untuk menolak permintaan penyelidikan independen, mengatakan para perwiranya akan menekan setiap kekerasan pada pawai Minggu ini.

"Jika ada pembakaran, bom bensin atau kerusakan toko, kami akan mengambil tindakan," tegas dia kepada wartawan di Beijing.

"Tetapi untuk masalah kecil, kami akan menangani secara fleksibel dan manusiawi," tambahnya.

TAGS : Hong Kong Aksi Protes




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :