Minggu, 19/01/2020 09:30 WIB

Delegasi SocDem Networking Asia Diterima Pimpinan MPR Lestari Moerdijat

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyambut kedatangan perwakilan partai politik negara-negara yang tergabung dalam delegasi Social Democratic (SocDem) Networking Asia

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyambut kedatangan perwakilan partai politik negara-negara yang tergabung dalam delegasi Social Democratic (SocDem) Networking Asia

Jakarta, Jurnas.com – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyambut kedatangan perwakilan partai politik negara-negara yang tergabung dalam delegasi Social Democratic (SocDem) Networking Asia, antara lain Nasdem Party (Indonesia), Social Democratic Party (Denmark), Democratic Action Party (Malaysia), Future Forward Party (Thailand), Fretilin (Timor Leste), lalu perwakilan parpol dari Myanmar, India, Nepal dan Mongolia.

Kedatangan para delegasi, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (5/12/2019) tersebut, dalam rangka melaksanakan ‘Courtesy Call’ atau kunjungan kehormatan kepada Pimpinan MPR untuk memperkenalkan visi, misi serta kegiatan SocDem Asia. Hadir dalam acara tersebut beberapa anggota MPR Fraksi Nasdem antara lain, Fadholi dan H.P Martin Y Manurung.

Dalam sambutannya, Lestari mengungkapkan bahwa kedatangan anggota-anggota partai politik dari negara lain ke parlemen Indonesia adalah sesuatu yang mesti diapresiasi. “Apalagi kita semua selain sebagai anggota parpol, juga sebagai anggota parlemen. Di momen pertemuan inilah, kita bisa saling bertukar pengalaman, pikiran dan ide,” katanya.

Peran dan fungsi parlemen di setiap negara, lanjut Lestari, sangatlah menentukan arah kemajuan suatu bangsa ke depan. Bahkan, ditegaskannya, parlemen dan pemerintahan yang demokratis adalah kunci lahirnya kebijakan yang efektif serta implementasinya.

Namun, Lestari mengingatkan, demokrasi akan berhadapan dengan berbagai tantangan-tantangan baik di dalam negeri maupun tantangan global. Semua negara asia menghadapi tantangan seperti, isu tentang kesehatan, perumahan rakyat, pendidikan, pengangguran, buruh, identitas gender, dan intoleransi.

Lalu bagaimana menyikapi semua tantangan-tantangan tersebut. Politisi partai Nasdem ini mengatakan bahwa di Indonesia, para pendiri bangsa telah menetapkan dasar pijakan agar bangsa ini kokoh berdiri menghadapi semua tantangan yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat hal tersebut yang kami sebut Empat Pilar adalah sangat penting bagi kami rakyat Indonesia yang menyatukan kami untuk menghadapi setiap tantangan bangsa dalam semua aspek dan menjadi pondasi dasar dalam kehidupan seluruh rakyat. Untuk itulah MPR melalui perintah UU diamanahkan untuk lebih memasyarakatkan semuanya itu dalam bentuk Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan berbagai metode ke seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lestari menitip pesan baik untuk diri sendiri, serta rekan-rekan anggota parpol dan parlemen di Indonesia dan Asia bahwa menjadi anggorta parlemen itu amanah rakyat yang harus dipegang teguh.

“Sebagai anggota parlemen yang dipilih oleh rakyat, semua memiliki kesempatan dan peluang besar untuk membuat visi rakyat menjadi realitas, mengubah kata-kata menjadi kerja-kerja keras untuk rakyat, dan kita bertanggung jawab besar pada setiap kebijakan yang keluar untuk rakyat. Dan, kita semua harus bersatu, bergandengan tangan, untuk mewujudkan itu semua,” tandasnya.

Delegasi SocDem Networking Asia sendiri akan berada di Indonesia selama tiga hari, dengan melakukan berbagai diskusi, pertemuan kepada beberapa elemen negara Indonesia seperti MPR RI untuk membahas berbagai isu-isu global antara lain, kesehatan, pendidikan, radikalisme dan seputar isu sosial lainnya.

TAGS : Kinerja MPR




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :