Jum'at, 10/04/2020 03:58 WIB

Iran akan Tanggapi jika Eropa Gunakan Mekanisme Sengketa Kesepakatan Nuklir

Republik Islam Iran mengatakan, kesabarannya juga berakhir setelah Eropa gagal melindungi Iran dari efek sanksi.

Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani

Teheran, Jurnas.com - Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan, Iran siap menanggapi, jika Eropa mempertimbangkan menjalankan mekanisme kesepakatan nuklir Iran untuk mengarah pada sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Demikian kata Larijani menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian yang meningkatkan kemungkinan penerapan mekanisme penyelesaian sengketa yang ada dalam kesepakatan nuklir.

"Jika negara-negara Eropa menggunakan mekanisme itu, Iran juga akan merevisi beberapa komitmennya kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA)," katanya.

Saat ini, Teheran berada di tengah-tengah proses untuk mengurangi komitmennya di bawah Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), kesepakatan nuklir yang disepakati pada 2015.

Iran menyatakan, keberatan dengan penarikan sepihak Amerika Serikat (AS) secara sepihak dari kesepakatan tahun lalu dan keputusannya untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Republik Islam Iran mengatakan, kesabarannya juga berakhir setelah Eropa gagal melindungi Iran dari efek sanksi.

Jerman, Prancis, dan Inggris adalah tiga negara yang mewakili Eropa sebagai penandatangan JCPOA, bersama dengan China dan Rusia.

Selama satu tahun penuh, Teheran tetap berkomitmen penuh pada JCPOA, menunggu pihak lain untuk memenuhi akhir dari tawar-menawar mereka.

Ketika orang Eropa gagal melakukannya, Teheran bergerak pada bulan Mei untuk menunda beberapa komitmennya sesuai Pasal 26 dan 36 dari perjanjian nuklir.

Sejauh ini, Republik Islam sudah melalui empat tahap rencananya untuk mengembalikan kewajiban di bawah pakta nuklir. Larijani mengatakan Iran menunggu lebih dari setahun setelah penarikan AS, tetapi jalan menuju dialog dan diplomasi tetap terbuka.

Ia juga memperingatkan pihak lain untuk membuat pernyataan kurang ajar tentang Iran.

TAGS : Eropa Kesepakatan Nuklir Republik Islam Iran Ali Larijani




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :