Selasa, 29/09/2020 13:41 WIB

Korea Utara Sebut PM Shinzo Abe "Dungu"

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe tidak lain adalah dungu sempurna dan kurcaci politik tanpa paralel di dunia.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengunjungi posisi pertahanan Changrindo di front barat, dalam gambar tak bertanggal ini dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada 25 November 2019. (KCNA via Reuters)

Seoul, Jurnas.com - Media pemerintah Korea Utara mengecam Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe sebagai orang kerdil dan politis karena menyebut uji coba roket berganda Pyongyang sebagai peluncuran rudal balistik.

Korea Utara menembakkan dua proyektil jarak pendek ke laut lepas pantai timurnya pada Kamis (18/11). Dalam uji coba itu, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengungkapkan sangat senang.

Segera setelah penembakan Pyongyang, Abe mengatakan, peluncuran rudal Korea Utara adalah ancaman bagi Jepang dan komunitas internasional, dan bahwa Tokyo akan memantau situasi dengan para mitranya.

"Dapat dikatakan, Abe adalah satu-satunya orang idiot di dunia dan orang paling bodoh yang pernah dikenal dalam sejarah karena tidak bisa membedakan rudal dari beberapa sistem roket," kantor berita KCNA Korea Utara mengutip wakil direktur jenderal Departemen Luar Negeri Jepang Departemen Luar Negeri Korea Utara.

"Abe dapat melihat rudal balistik yang sebenarnya di masa depan yang tidak jauh dan di bawah hidungnya ... Abe tidak lain adalah dungu sempurna dan kurcaci politik tanpa paralel di dunia," sambungnya.

Resolusi Dewan Keamanan Amerika Serikat (AS) melarang Korea Utara menembakkan rudal balistik dan menggunakan teknologi semacam itu, tetapi Korea Utara menolak pembatasan tersebut sebagai pelanggaran atas haknya untuk membela diri.

Pada awal November, Pyongyang mengkritik perdana menteri Jepang setelah Tokyo mengatakan tes Korea Utara atas apa yang disebutnya "peluncur roket ganda super besar" pada 31 Oktober kemungkinan adalah rudal balistik yang melanggar sanksi AS. (Reuters)

TAGS : Menteri Jepang Korea Utara Kim Jong un Shinzo Abe




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :