Rabu, 08/07/2020 15:33 WIB

Selain Pemilihan Ketum, Munas X Golkar Bahas Dua Hal Ini

Dengan adanya jubir, maka opini tidak pecah dari jubir masing-masing calon.

Dyah Roro Esty Satya Yudha, salah satu Jubir Munas X Partai Golkar

Jakarta, Jurnas.com - Selain melakukan pemilihan ketua umum, Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar pada 3-6 Desember 2019 juga akan membahas dua hal strategis.

"Selain pemilihan ketum, munas juga punya dua agenda penting pertama soal agenda politik strategis dan kedua penyikapan isu kebangsaan," ujar Politikus Partai Golkar Sebastian Salang.

Hal ini disampaikan Sebastian dalam diskusi Serap Aspirasi Partai Golkar, Munas X Partai Golkar Merajut Persatuan & Kebersamaan Kader di Cafe Paradigma, Kantor DPD I Partai Golkar DKI, Jl Cikini Raya Jakarta, Kamis, 28 Nov 2019.

Diskusi itu menghadirkan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Christina Aryani. Ia membahas stabilitas politik, hukum, keamanan negera.

Kemudian Maman Abdurahman berbicara arah politik Golkar untuk negara maju dan sejahtera, serta Puteri Komarudin berbicara regenerasi kader muda dan integritas pendidikan politik partai Golkar.

Ada juga Dyah Roro Esty Satya Yudha yang membahas soal pertumbuhan ekonomi negara berbasis kebijakan partai politik.

Sebastian menjelaskan, dua agenda penting Golkar di Munas X nanti adalah soal bagaimana masa depan Golkar kedepan, agar mampu menjawab tantangan politik, baik dalam Pilkada serentak 2020, maupun menuju Pileg dan Pilpres 2024.

"Munas juga membahas, bagaimana partai Golkar menyikapi isu-isu strategis kebangsaan kita," jelasnya.

Terkait wacana adanya juru bicara dalam Munas Golkar, Sebastian menilai hal itu sangat penting, agar sikap dan keputusan resmi Partai Golkar bisa disampaikan dengan baik.

"Jadi tidak simpang siur. Dan kami mendapat tugas dari ketua panitia Munas, khusuanya dari ketua panitia agar jubir bisa menjalankan tugas secara efektif," jelasnya.

"Dengan adanya jubir, maka opini tidak pecah dari jubir masing-masing calon. Dengam begitu semua jadi objektif dan netral. Maka perlu jubir," ungkapnya.

Soal suhu politik yang panas, Sebastian mengingatkan dalam parpol panas ataupun tegang itu biasa. Yang penting kan habis kontestasi bisa ketemu lagi, rangkulan lagi, cipika cipiki. Itulah kematangan di Golkar," ujar Sebastian.

Ia juga memastikan, setiap calon ketua umum yang maju dalam Munas nantinya akan bersaing secara sehat. Dan pada titik tertentu pasti duduk bersama, bicara apa yang terbaik bagi Golkar.

TAGS : Munas X Partai Golkar Juru Bicara




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :