Minggu, 09/08/2020 22:12 WIB

Terima Penghargaan BMKG, Megawati Ingatkan Bahaya Climate Change

Megawati berpesan Menko PMK Muhadjir agar memasukkan pengetahuan kebencanaan dan perubahan iklim dalam kurikulum pendidikan anak sekolah

Megawati Soekarnoputri

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri meminta semua kalangan, termasuk media massa agar mengampanyekan bahaya atas perubahan iklim atau climate change.

Ajakan ini disampaikan Megawati usai menerima anugerah Tokoh Pelopor Penguatan dan Modernisasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk Kemanusiaan dan Lingkungan dari BMKG, Senin (25/11/2019).

Megawati bersama Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menggelar konferensi pers sekaligus berterima kasih kepada awak media usai acara penghargaan. Turut bersama mereka Ketua DPR RI Puan Maharani, Menko PMK Muhadjir Effendi, Seskab Pramono Anung, Kepala BNPP Bagus Paruhito dan Kepala BNPB Donny Moenardo.

"Terima kasih kepada media yang telah hadir di dalam pemberian award pada saya dari BMKG. Tetapi yang ingin saya sampaikan itu satu saja. Seharusnya media memberikan ruang yang lebih kepada masalah climate change ini karena BMKG hal itu," kata Megawati.

Megawati juga meminta media-media di daerah juga turut mengampanyekan dampak perubahan iklim ini. Penyiaran dampak serta penanggulangan isu tersebut dianggap posisi penting dalam mencegah serta mengurangi risiko bencana alam.

Selain itu, Megawati juga mengajak BNPB, BMKG dan BNPP harus masif dalam mengampanyekan serta mengedukasi masyarakat. Sebab Indonesia memang berada di area cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire) yang membuat seluruh wilayah Indonesia memang rawan bencana gempa alam, tsunami, dan banjir.

"Dengan demikian, masyarakat itu selalu dibuat kesadarannya. Masyrakat dapat segera melindungi dirinya untuk bisa pergi ke sebuah tempat, yang kalau sekarang ini sangat sangat praktis sangat sangat minim pengetahuannya," kata Megawati.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini juga pendidikan penanggulangan bencana alam bisa mengurangi korban jiwa. Seperti di Jepang, setiap penduduk sudah menyiapkan tas survival yang berisi pakaian, obat-obatan, makanan yang diletakkan di depan pintu rumah.

"Ini sebetulnya mereka dapat menolong dirinya sendiri, kalau saja mereka, kesadaran bencananya itu, cukup mengerti dan mau melaksanakan. Seumpanya di daerah yang kemungkinan bisa terjadi tsunami, sebenarnya dari dulu saya menghendaki untuk anak sekolah itu diajari berenang," kata dia.

Megawati juga berpesan kepada Menko PMK Muhadjir agar memasukkan pengetahuan kebencanaan dan perubahan iklim dalam kurikulum pendidikan anak sekolah. Dengan begitu angka korban jiwa atas bencana alam bisa ditekan.

"Supaya kalau suatu saat terjadi seperti yang saya katakan, untuk dapat segera bantu melindungi dirinya sendiri, kemudian bantu melindungi orang lain," jelas putri Proklamator RI Bung Karno ini.

TAGS : BMKG Megawati Soekarnoputri Climate Change




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :