Minggu, 12/07/2020 09:57 WIB

Seruan Menurunkan PM Israel Makin Kencang

Netanyahu harus menghormati apa yang diinginkan sebagian besar bangsa dan mengundurkan diri dari perannya dan berjuang untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada pertemuan blok sayap kanan di Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem al-Quds pada 20 November 2019. (Foto: AFP)

Tel Aviv, Jurnas.com - Pemimpin Partai Biru Putih Israel, Benny Gantz dan ratusan demonstran makin kencang menyerukan agar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilucuti dari jabatannya.

Pada Sabtu (23/11) malam, Benny Gantz, yang merupakan penantang utama Netanyahu dalam dua pemilihan tahun ini, meminta pempimpi yang berkuasa 70 tahun itu untuk mundur diri atas kasus penipuan, pelanggaran kepercayaan dan menerima suap dalam tiga skandal berbeda.

"Mengingat keadaan, saya menyerukan untuk membentuk administrasi persatuan yang seluas mungkin di bawah kepemimpinan saya," kata Gantz pada konferensi pers di Tel Aviv.

"Saya akan menjadi perdana menteri selama dua tahun pertama sementara Netanyahu dapat menangani masalah hukumnya. Jika dia dibebaskan, dia bisa kembali dan menjadi perdana menteri," sambungnya.

Gantz menekankan, Netanyahu harus menghormati apa yang diinginkan sebagian besar bangsa dan mengundurkan diri dari perannya dan berjuang untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

"Warga Israel tidak akan menjadi sandera dari pemimpin mana pun," tegas Gantz.

Para demonstran Israel meminta Netanyahu untuk mengundurkan diri setelah Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit mendakwa pemimpin dari Partai Likud dalam sejumlah kasus pada Kamis (21/11)

Sebelumnya pada hari itu, ratusan demonstran mengadakan rapat umum di kota yang sama dari wilayah yang diduduki untuk menyerukan Netanyahu untuk meninggalkan kantor kepemimpinannya.

Para pengunjuk rasa meneriakkan "Bibi pulang," dan melambai-lambaikan tanda bertuliskan: "Netanyahu, lepaskan saja," "Netanyahu, kamu harus berhenti," dan "Korup harus pulang."

"Kemenangan belum datang. Apa yang Anda lihat di sini adalah tidak masuk akal. Kami memiliki seorang pria yang didakwa dengan tiga kejahatan besar. Dan dia masih yakin dia ingin menjadi (perdana menteri)," kata pengunjuk rasa.

"Bibi (Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu) seharusnya mengundurkan diri kemarin. Yang dia ingin lakukan hanyalah perang, internal dan eksternal. Dia bukan seorang pemimpin. Dia adalah kepala mafia," kata seorang demonstran lainnya. (PressTV)

TAGS : Benny Gantz Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :