Minggu, 15/12/2019 23:14 WIB

OII Dorong Pengusaha Karet Tanah Air Tingkatkan Daya Saing

Salah satu industri lokal yang memproduksi bahan tambah organik untuk industri karet, PT Organik Inti Indonesia (OII) terus mendorong pengusaha-pengusaha karet tanah air 

PT Organik Inti Indonesia mengikuti pameran Plastics & Rubber Indonesia ke-32 yang digelar selama empat hari mulai tanggal 20 hingga 23 November 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo Kemayoran).

Jakarta, Jurnas.com – Salah satu industri lokal yang memproduksi bahan tambah organik untuk industri karet, PT Organik Inti Indonesia (OII) terus mendorong pengusaha-pengusaha karet tanah air untuk meningkatkan daya saing, baik di level nasional maupun internasional.

Hal itu disampaikan Direktur Pemasaran OII, Wagiman kepada para awak media dalam pameran Plastics & Rubber Indonesia ke-32 yang digelar selama empat hari mulai tanggal 20 hingga 23 November 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo Kemayoran).

“Target kami ikut pameran ini, kami hanya ingin mengenalkan bahwa di Indonesia sudah ada antioksidan lokal, aman ramah lingkungan, memiliki daya saing tinggi, dan punya kekuatan antioksiden yang sangat bagus,” kata Wagiman.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Wagiman, OII telah memberikan nuansa baru dalam industri karet dengan menampilkan harga yang kompetitif dan kualitas produk yang ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan daya saing perusahaan local.

“Kita memberikan nuansa baru dengan harga yang kompetitif, ramah lingkungan dan menaikkan daya saing. Juga ingin mendorong industri lokal, khususnya karet di Indonesia punya daya saing yang lebih baik,” tuturnya.

“Produk kami sangat aman dan ramah lingkungan karena menggunakan bahan baku organik alam Indonesia yang masih murni, tidak mengandung bahan kimia berbahaya,” tambahnya.

Sementara itu, Wema Augustina Ermalasari selaku CEO PT OII mengatakan, OII merupakan perusahaan berbasis teknologi yang berkembang dan terus berinovasi untuk pencapaian kualitas serta memasok kebutuhan bahan baku di industri karet Indonesia. Serta mendukung kemajuan teknologi dengan memanfaatkan bahan organic yang ramah lingkungan yang tersedia di Indonesia.

“OII memproduksi Karet Antioksidan dengan merek Antiox dan Karet Homogenizing Agent dengan merek Ultramix dengan kualitas terbukti mampu bersaing dengan produk import,” katanya.

Wema melanjutkan, PT OII adalah salah satu penerima pembiayaan program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2018 dan 2019. Kata dia, OII telah memproduksi dua produk yang dibantu pembiayaannya lewat PPBT, yaitu rubber antioxidants dan rubber homogenizing agent.

“Kedua produk ini digunakan untuk pengaplikasian industri karet diantaranya sol sepatu, industri bantaran jembatan, selang kaleng, karpet karet, dan sebagainya,” tuturnya.

Balai penelitian yang dijadikan rujukan penelitian kualitas produk ini yaitu Laboratorium Kimia LIPI, Balittro (Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian), BPTK (Balai Penelitian Teknologi Karet), STP (Sentra Teknologi Polimer BPPT) dan hasil testing dari laboratorium pabrik-pabrik pelanggan OII.

 

 

TAGS : Organik Inti Indonesia Pengusaha Karet




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :