Sabtu, 27/04/2024 07:09 WIB

Dukungan AS terhadap Permukiman Israel Pukulan Bagi Proses Perdamaian

Mike Pompeo mengatakan, pernyataan AS sebelumnya mengenai pemkiman di Tepi Barat yang dikuasai Israel sejak perang tahun 1967 di masa lalu juga tidak konsisten.

Pemukiman ilegal Israel di wilayah Palestina (Foto: Anadolu/Ibrahim)

Moskow, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Rusia mengatakan, keputusan -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Amerika Serikat (AS) mendukung hak Israel untuk membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki melemahkan dasar hukum untuk penyelesaian konflik Israel--decoration:none;color:red;font-weight:bold">Palestina.

Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo mengatakan, pernyataan AS sebelumnya mengenai pemkiman di Tepi Barat yang dikuasai Israel sejak perang tahun 1967 di masa lalu juga tidak konsisten.

Ia mengatakan, Presiden AS dari Partai Demokrat, Jimmy Carter di tahun 1978 mengatakan, pemukiman itu tidak sesuai hukum internasional, sementara Presiden Ronald Reagan dari Partai Republikan di tahun 1981 mengatakan, pemukiman tersebut tidaklah ilegal.

"Pembangunan pemukiman sipil Israel itu pada dasarnya tidaklah tidak konsisten dengan hukum internasional," kata Pompeo pada Senin (18/11).

Kemenlu -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Rusia mengutuk perubahan kebijakan tersebut. Moskow memperingatkand bahwa langkah itu akan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

"Sikap Moskow adalah bahwa pemukiman seperti itu di wilayah -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Palestina ilegal menurut hukum internasional," kata Kemelu -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Rusia pada Selasa (19/11). (Reuters)

KEYWORD :

Palestina Permukiman Israel Amerika Serikat Rusia -




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :