Senin, 10/08/2020 18:34 WIB

Bom Mobil di Suriah Tewaskan 19 Warga Sipil

Bom itu kabarnya menghantam sebuah stasiun bus dan taksi di kota itu, juga melukai 33 orang, beberapa di antaranya serius.

Ilustrasi bom meledak (Foto: Sonora)

Damaskus, Jurnas.com - Sebuah bom mobil di Kota Al-Bab, Suriah Utara menewaskan 19 orang, 13 di antaranya warga sipil. Demikian keterangan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berpusat di Inggris pada Sabtu (16/11).

Bom itu kabarnya menghantam sebuah stasiun bus dan taksi di kota itu, juga melukai 33 orang, beberapa di antaranya serius.

Turki dan proksi Suriahnya mengendalikan beberapa kantong wilayah di sisi perbatasan Suriah, sebagai akibat dari serangan berturut-turut pada 2016-2017, 2018, dan 2019.

Tidak ada klaim pertanggungjawaban langsung atas pemboman itu, tetapi lembaga itu mengklaim telah terjadi insiden keamanan terus-menerus di Al-Bab, sejak kota itu direbut oleh pasukan Turki dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Februari 2017.

Al-Bab berjarak sekitar 30 kilometer timur laut dari kota kedua Suriah, Aleppo, yang merupakan salah satu benteng paling barat dari kelompok jihadis.

Sementara dikutip dari AFP, Turki menyalahkan kelompok Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) atas tragedi bom mobil.

"Pejuang Kurdi terus menargetkan warga sipil tak berdosa menggunakan metode yang sama seperti Daesh (ISIS, Red)," kata Kementerian Pertahanan Turki di akun Twitter resminya.

Tidak ada reaksi langsung dari YPG, yang dilihat oleh Ankara sebagai "cabang teroris" dari Partai Pekerja Kurdistan yang telah memerangi pemberontakan di Turki selama 35 tahun terakhir.

TAGS : Bom Mobil Suriah Warga Sipil




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :