Jum'at, 06/12/2019 13:00 WIB

Tiga Tradisi Unik dan Menarik Pekanbaru

Sebagai ibu kota sekaligus kota terbesar di Provinsi Riau, Pekanbaru tetap menjaga adat istiadat asli dari masyarakat Riau

Tepuk Tepung Tawar namanya, sebuah ritual yang dilaksanakan secara simbolis untuk memberikan doa restu (foto: instagram @rizka.monica)

Jakarta, Jurnas.com - Sebagai ibu kota sekaligus kota terbesar di Provinsi Riau, Pekanbaru tetap menjaga adat istiadat asli dari masyarakat Riau. Lantaran mayoritas warganya memeluk agama Islam dan terdapat akulturasi dengan budaya Melayu, sehingga banyak tradisinya yang identik dengan kedua faktor tersebut.

Berikut ini adalah beberapa tradisi unik dan menarik yang perlu Anda saksikan selagi berada di Kota Pekanbaru:

Petang Megang

Semua warga muslim di tiap daerah di Tanah Air tentu memiliki cara sendiri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Nah, tradisi Petang Megang merupakan salah satunya. Sebagian masyarakat Kota Pekanbaru, terutama masyarakat Melayu, mengadakan tradisi ini untuk memanjatkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka karena dapat bertemu kembali dengan bulan puasa tahun itu.

Petang Megang juga punya istilah lain yaitu “Petang Belimau” yang artinya mandi air jeruk limau di sore hari. Air dicampur perasan jeruk limau digunakan untuk mandi sebagai simbol penyucian jiwa dan raga sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Selain jeruk limau, buah jeruk yang biasanya digunakan dalam ritual ini adalah jeruk nipis, jeruk purut, dan jeruk kapas.

Tradisi Petang Megang atau Petang Belimau ini biasanya dilakukan dalam sebuah arak-arakan warga sekitar, tokoh agama, pemimpin adat, dan pejabat daerah. Dengan iringan kesenian Kompang atau alat musik tradisional khas Melayu Riau, arak-arakan pun berjalan menuju lokasi upacara Petang Megang dilangsungkan.

Ritual ini dimulai dengan berziarah ke makam para leluhur yang merupakan tokoh agama Riau yang dianggap penting setelah salat Zuhur berjemaah di Masjid Raya Pekanbaru. Lokasi masjid hanya sekitar 1km dari tempat tradisi Petang Megang diadakan.

Seusai berziarah, rombongan arak-arakan pun biasanya kembali ke Masjid Raya Pekanbaru untuk melaksanakan salat Asar berjemaah. Kemudian, rombongan berjalan menuju Sungai Siak yang merupakan lokasi puncak upacara Petang Megang.

Di tepi Sungai Siak, prosesi mandi “belimau” dilakukan pada 10 anak kecil dan remaja. Para tokoh agama dan pejabat daerahlah yang diberi kehormatan untuk memandikan kesepuluh anak tersebut. Campuran air dalam bak air mandi tidak hanya perasan jeruk limau, tetapi juga harum-haruman dari bunga dan daun 7 rupa (seperti serai wangi, daun nilam, dan mayang pinang).

Berinai Curi

Tradisi Riau yang satu ini sangat unik. Dilakukan sehari atau dua hari menjelang hari pernikahan sepasang calon pengantin, peralatan berinai (bahan Pacar Cina atau Henna yang digunakan untuk melukis kuku dan punggung tangan calon mempelai wanita) harus “dicuri” (diambil secara diam-diam) dari rumah calon mempelai wanita.

Makna dari ritual ini adalah menolak bala atau malapetaka bagi sang mempelai wanita dan membuat wajahnya kian bercahaya saat hari pernikahan tiba. Pemakaian bahan inai pada punggung tangan dan kaki calon mempelai wanita sendiri tidak hanya untuk mempercantik riasan pengantin, namun juga dipercaya dapat menjauhkan pengantin dari kemalangan dan gangguan jin jahat.

Tepuk Tepung Tawar

Tahukah Anda? Ternyata di Riau yang mayoritas warganya adalah umat Islam pun masih ada tradisi yang merupakan hasil akulturasi budaya Melayu dengan agama Hindu. Tepuk Tepung Tawar namanya, sebuah ritual yang dilaksanakan secara simbolis untuk memberikan doa restu. Unik, bukan?

Pada umumnya, tradisi ini diadakan pada beberapa hari istimewa, seperti pernikahan, khitanan, dan kelahiran. Prosesinya sendiri melibatkan kegiatan menaburkan beras tabur (beras kunyit dicampur beras putih basuh) dan bunga tujuh rupa, seperti melati, mawar, dan bunga rampai. Maknanya adalah pemberian doa restu dan berkah untuk kelancaran acara utama.

Ingin menyaksikan langsung tradisi Pekanbaru yang unik dan menarik di atas? Segera saja pesan tiket pesawat online via aplikasi Airy, seperti tiket Citilink, Garuda, dan Batik Air. Jangan khawatir, semua transaksi dengan Airy sangat mudah, aman, dan memuaskan. Selain itu, tersedia pula layanan reschedule dan refund bagi Anda yang mengalami kendala terkait perjalanan wisata Anda.

 

TAGS : Tradisi Pekanbaru Adat Istiadat Masyarakat Riau




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :