Kamis, 21/01/2021 06:15 WIB

Xhaka: Dilecehkan, Dimaki, hingga Diancam di Medsos

Kapten Arsenal Granit Xhaka akhirnya buka suara soal gestur kontroversial, saat ditarik ke luar lapangan dalam laga Arsenal melawan Crystal Palace beberapa waktu lalu.

Granit Xhaka (Foto: The Sun)

London, Jurnas.com - Kapten Arsenal Granit Xhaka akhirnya buka suara soal gestur kontroversial, saat ditarik ke luar lapangan dalam laga Arsenal melawan Crystal Palace beberapa waktu lalu.

Gelandang Swiss ini mengaku menerima cemoohan dan ancaman dari penggemar Arsenal di media sosial yang menargetkan keluarganya, terutama putrinya yang baru lahir.

Xhaka menulis, "Setelah meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang terjadi pada Minggu sore, saya ingin memberi Anda penjelasan, bukan hanya tanggapan cepat."

"Adegan yang terjadi di sekitar pergantian saya telah menyentuh hati saya. Saya suka klub ini dan selalu memberikan 100 persen di dalam dan di luar lapangan," lanjut dia.

"Perasaan saya tidak dipahami oleh penggemar, dan mengulangi komentar kasar di pertandingan dan di media sosial selama beberapa minggu dan bulan terakhir, membuat saya sedih."

"Orang-orang mengatakan hal-hal seperti `Kami akan mematahkan kakimu`, `Bunuh istrimu` dan `Semoga anakmu terkena kanker`. Itu telah menggerakkan saya, dan saya mencapai titik didih ketika saya merasakan penolakan di stadion pada Minggu."

"Dalam situasi ini, saya membiarkan diri saya terbawa dan bereaksi dengan cara yang tidak menghormati kelompok penggemar yang mendukung klub kami, tim kami dan diri saya sendiri dengan energi positif. Itu bukan niat saya dan saya minta maaf jika itu yang dipikirkan orang."

"Harapan saya adalah agar kita kembali ke tempat yang saling menghormati, mengingat mengapa kita jatuh cinta dengan game ini sejak awal. Mari kita maju bersama secara positif. Granit," tandas dia.

TAGS : Granit Xhaka Arsenal Gestur Kontroversial Media Sosial




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :