Jum'at, 06/12/2019 02:23 WIB

Mega Bandara Beijing Mulai Penerbangan Internasional Perdananya

Berbentuk seperti phoenix, bandara tersebut dirancang arsitek kelahiran Irak terkenal Zaha Hadid, dan secara resmi dibuka pada akhir September menjelang perayaan 1 Oktober peringatan 70 tahun Republik Rakyat Tiongkok.

Terminal Bandara Internasional Beijing Daxing yang baru. (Foto: STR / AFP)

Beijing, Jurnas.com - Mega Bandara Beijing, Daxing yang menelan biaya senilai USD63 miliar sudah memulai penerbangan internasional pertamanya pada Minggu (27/10).

Berbentuk seperti phoenix, bandara tersebut dirancang arsitek kelahiran Irak terkenal Zaha Hadid, dan secara resmi dibuka pada akhir September menjelang perayaan 1 Oktober peringatan 70 tahun Republik Rakyat Tiongkok.

Bandara tersebut membanggakan memiliki empat landasan pacu yang diharapkan dapat menangani hingga 72 hingga juta penumpang per tahun pada 2025.

China Southern Airlines dan China Eastern Airlines akan menjadi maskapai domestik utama di Daxing, meskipun Air China akan menyediakan sejumlah kecil penerbangan juga.

Penerbangan Air China ke Bangkok adalah penerbangan internasional pertama yang berangkat pada Minggu (27/10). Sedangkan British Airways akan mengoperasikan penerbangan lintas benua pertama, ke London.

Sekitar 50 maskapai asing, termasuk Finnair, berencana untuk memindahkan seluruh atau sebagian operasi China mereka ke bandara di kuartal mendatang.

Relokasi semua maskapai yang akan menggunakan Daxing dijadwalkan selesai pada musim dingin 2021. Air China dan mitra Star Alliance-nya sebagian besar akan tetap di bandara Capital.

Bandara itu, kira-kira seluas 100 lapangan sepak bola dan diperkirakan akan menjadi salah satu yang tersibuk di dunia, telah mendapat beberapa kritik karena jaraknya dari Beijing pusat.

Dengan transportasi umum dibutuhkan lebih dari satu jam untuk mencapainya dari kawasan pusat bisnis Beijing dan lebih dari dua kali lipat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai bandara Capital, yang sering delay.

Para pejabat mengatakan bandara Daxing tidak hanya dirancang untuk melayani Beijing, tetapi juga provinsi Hebei di sekitarnya dan kota Tianjin, untuk meningkatkan pembangunan regional.

TAGS : Zaha Hadid Mega Bandara Beijing




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :