Kamis, 21/11/2019 03:31 WIB

Syahrul Yasin Limpo Mulai Hidupkan Penyuluh Pertanian

Penyuluh harus mampu mengelola tata kelola pertanian yang ada di masyarakat. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo Saat melakukan kunjungan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Makassar, Kamis (25/10)

Batangkaluku, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo memberi instruksi jajarannya untuk segera mengaktifkan strategis kerja, salah satunya adalah menghidupkan penyuluh pertanian di setiap daerah.

Saat melakukan kunjungan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Makassar, Syahrul menegaskan bahwa pembangunan dan kemajuan pertanian ke depannya harus melibatkan peran penyuluh hingga di tingkat.

"Penyuluh pertanian adalah inti dari agen of change pembangunan pertanian. Karena itu, jadilah penyuluh pertanian yang hebat, disayangi serta ditunggu semua masyarakat pertanian, " ujar Syahrul.

Karena penyuluh adalah otaknya petani, maka penyuluh harus mampu mengelola tata kelola pertanian yang ada di masyarakat. Penyuluh juga harus berperan sebagai pasukan `kopasus` pertanian.

"Mengurus pertanian sama artinya mengurus tambang emas 100 karat. Artinya pengelola pertanian orang hebat. semua orang membutuhkan dan ingin pertanian baik," tegas Syahrul.

Syahrul menambahkan sebanyak 267 juta penduduk Indonesia tidak boleh terganggu pangannya, dan mewujudkan pangan yang cukup, akan menjadi ladang ibadah buat semua yang telah mengurusnya.

Mentan mengatakan, desa akan menjadi baik dan kuat, apabila penyuluh pertanian bisa memanfaatkan dan mengadaptasikan teknologi hasil-hasil penelitian.

"Peran BBPP akan menjadi penting dan strategis untuk menghilirisasikan inovasi teknologi kepada masyarakat bawah. Untuk itu, bangun framework BBPP yang kuat dengan membangun kerjasama dengan Perguruan Tinggi," tambahnya.

Ia juga mengatakan, untuk membangun Behavior leadership, dalam 100 hari ke depan akan ada sistem komando strategis di tingkat kecamatan.

"Tugas sebagai pengendalian dan pelaksana, penyuluhan terpadu, show window inovasi, pemanfaatan citra satelit. Semua kekuatan dan sumberdaya pertanian akan dialokasikn disitu dengan memanfaatkn Artificial Intelegence (AI)" bebernya.

Syahrul juga mengatakan bahwa sebuah negara akan menjadi kuat apabila pertaniannya kuat, karena itu Mentan dan Kementan merupakan wilayah kerja yang strategis dan istimewa.

"Riset di kementan juga akan dihidupkan kembali dengan menempatkan SDM yang memiliki kompetensi yang memadai untuk menghasilkan dan mengembangkan berbagai inovasi teknologi," tambahnya.

TAGS : Penyuluh Pertanian Syahrul Yasin Limpo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :