Rabu, 28/10/2020 18:10 WIB

Turki Tak Terima Pertemuan AS dengan Pemimpin Teroris

Erdogan menyerukan kepada otoritas AS untuk menyerahkan Mazlum Abdi, komandan milisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang sudah dicari dengan daftar merah di Suriah.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu (foto: Tass)

Ankara, Jurnas.com - Kenteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, pertemuan Amerika Serikat dengan seorang yang terdaftar dalam daftar merah (teroris Mazlum Abdi) tidak dapat diterima.

"Mazlum Kobani adalah seorang teroris. Jadi tidak dapat diterima jika sekutu kami bertemu dengan seorang teroris yang jadi buronan dalam daftar merah," kata Cavusoglu kepada wartawan di Baku, ibu kota Azerbaijan.

"Apalagi pertemuan itu dilakukan dalam tingkat pejabat tinggi, hal seperti itu tidak boleh terjadi, " sambungnya.

Sementara Menteri Kehakiman Turki, Abdulhamid Gul mengungkapkan pihaknya menyerukan kepada otoritas AS untuk menyerahkan pemimpin kelompok teroris itu kepada negaranya.

"Menurut perjanjian ekstradisi antara kedua negara (AS) harus mengembalikan pemimpin organisasi teroris ini. Saat dia (Mazlum Abdi) memasuki AS, kami akan lontarkan surat kepada Amerika," tutur Gul.

Sebelumnya Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki Fahrettin Altun mengatakan Ferhat Abdi Sahin yang dikenal sebagai Mazlum Abdi adalah pemimpin dari kelompok PKK yang seharusnya telah dianggap oleh AS dan negara lainnya sebagai kelompok teroris di Turki.

"Sahin adalah orang yang dicari dalam daftar merah Interpol. Dia buronan atas kasus serangan teroris yang menargetkan pasukan Turki, pasukan NATO dan warga sipil," kata Altun.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan kerap mengkritik kedekatan Trump dengan sang komandan SDF itu.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun TRT, Erdogan menyerukan kepada otoritas AS untuk menyerahkan Mazlum Abdi, komandan milisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang sudah dicari dengan daftar merah di Suriah.

SDF (Pasukan Demokrat Suriah) adalah akronim dari kelompok teror YPG, cabang PKK di Suriah yang merupakan kedok kelompok teroris itu guna mendapat dukungan AS di sana.

Turki menentang langkah Gedung Putih yang berencana menjamu pemimpin kelompok teroris YPG itu di Washington. (Anadolu)

TAGS : Mevlut Cavusoglu Amerika Serikat Kelompok Teroris




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :