Rabu, 29/01/2020 19:16 WIB

Ketika Suami Tak Mau Disalahkan

Ada empat langkah yang harus diambil ketika menghadapi jenis suami yang tidak mau mengalah pada masalah yang terjadi di rumah tangga.

Seringkali perempuan dihadapkan pada sikap suami yang tak ingin disalahkan (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)

Jurnas.com - Konflik dan perbedaan pendapat antara suami dan istri memang benar terjadi di dalam rumah tangga. Lebih banyak orang yang menyukai pertengkaran adalah bumbu penyedap dalam sebuah pernikahan.

Namun, apa jadinya jika suami Anda merupakan tipe orang yang tidak mau dikalahkan saat muncul masalah di dalam rumah tangga. Bahkan ia sering menyudutkan sebagai-pertengkaran yang terjadi karena Anda.

Dengan begitu Anda harus cerdas melihat pertengkaran ini. Apakah masalah tersebut masih disebut laytak bumbu penyedap. Sementara itu Anda merasakan rasa pahit yang membebani pikiran Anda.

Seorang psikoterapis, regresi terapis, dan pakar Meta Health, Dr Gaurav Deka mengatakan bahwa ada empat langkah yang harus diambil ketika menghadapi jenis suami yang tidak mau mengalah pada masalah yang terjadi di rumah tangga:

1. Ungkapkan alasan bertahan

Saat masalah muncul dan Anda selalu menolak, katakanlah pada alasan Anda bertahan dengan pernikahan itu. Jika karena cinta, katakanlah. Namun jika Anda bertahan karena anak ungkapkan.

2. Jujur dengan apa yang terjadi

Bicarakan dengan jujur tentang kelakuaan dan kebiasaan suami yang buruk. Jangan pernah takut untuk melakukan hal tersebut. Anda juga harus jujur jika sudah tidak lagi memberi perhatian, selalu marah, sering tidak di rumah dan tidak mau membantu mengurus keluarga. Anda tidak perlu menutupinya.

3. Katakan pada suami tentang perasaan Anda

Jika Anda berhasil menjadi orang yang selalu dikalahkan, coba katakan semua perasaan dan frustasi Anda pada suami. Jangan biarkan itu Anda merasa sedih, dpresi, marah dan juga cemas.

4. Terima keputusan untuk kebaikan Anda sendiri

Saat mengambil keputusan sampaikan pada keputusan keputusan tersebut. Namun, keputusan itu untuk kebaikan Anda sendiri bukan untuk suami Anda. Dapat ulang terus kata `Aku` atau `Saya`. Karena gestur ini mendukung Jika Anda juga seorang manusia yang memiliki harga diri,

Dikatakan lagi oleh Dr Deka, ganti suami Anda masih menerima kebiasaan buruk ini, mungkin sudah Anda terima kembali rumah tangga yang Anda dapatkan bersama cukup berharga atau sebaliknya. 

TAGS : Konflik Pasangan Tips Hubungan Rumah Tangga




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :