Jum'at, 18/10/2019 01:47 WIB

Hasil Survey Ungkap Perilaku Seksual Masyarakat Indonesia

Masyarakat masih menganggap bahwa topik seks harus dihindari karena merupakan masalah personal rumah tangga masing-masing.

Ilustrasi

Jurnas.com - Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKKBN), pengetahuan remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR) baru berkisar pada angka 57,1 persen.

Hal tersebut berarti, puluhan juta remaja Indonesia masih belum memiliki pengetahuan cukup soal reproduksi, serta bagaimana melindungi diri dari perilaku seksual berisiko, pencegahan kehamilan, atau penyakit menular seksual dan HIV/AIDS

Selama ini, diskusi mengenai topik seks di kalangan masyarakat umum sering dianggap sebagai hal yang tabu. Masyarakat menganggap bahwa topik seks harus dihindari karena merupakan masalah personal rumah tangga masing-masing.

Padahal, kurangnya edukasi tentang seks dan hubungan intim menjadi salah satu penyebab dari tingginya angka penyakit menular seksual, kasus kehamilan di luar nikah, hingga efek psikologis lainnya.

Penelitian HonestDocs ini juga menemukan bahwa Papua, Sulawesi Tenggara, dan Kepulauan Riau merupakan tiga provinsi dengan responden yang paling sering melakukan masturbasi.

Menariknya, 6 dari 10 provinsi dengan jumlah responden yang paling sering bermasturbasi juga terdaftar sebagai provinsi dengan frekuensi hubungan seks paling tinggi, yaitu Papua, Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, Maluku, Aceh, dan Sulawesi Selatan.

Dalam penelitiannya, HonestDocs melibatkan total 6.877 responden dari berbagai usia dan jenis kelamin. Responden penelitian terdiri dari proporsi responden wanita sebesar 54 persen dan pria sebesar 46 persen, dan dominasi usia di antara 18-34 tahun.

Penelitian itu bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku seksual masyarakat Indonesia, termasuk frekuensi hubungan intim dan masturbasi.(ANT)

TAGS : Perilaku Seksual




TERPOPULER :