Sabtu, 21/09/2019 01:08 WIB

Iran Bantah Pembuat Onar di Timur Tengah

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir mengeluarkan pernyataan anti-Iran setelah pertemuan ke-12 pada pertemua tindak di Kairo awal pekan ini.

Bendera kebangsaan Iran. (Foto: Leonhard Foeger/Reuters)

Teheran, Jurnas.com - Iran menolak tudingan tidak berdasar dan berulang baru-baru ini dilontarkan Komite Kuartet Menteri Arab terhadap peran regional Teheran. Negeri Para Mullah itu, mengatakan pendekatan seperti itu hanya akan meningkatkan masalah.

Komite yang terdiri dari -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir mengeluarkan pernyataan anti-Iran setelah pertemuan ke-12 pada pertemua tindak di Kairo awal pekan ini.

Mereka mengutuk peran Iran dalam mengganggu stabilitas keamanan dan stabilitas di kawasan itu, serta melanjutkan campur tangan Iran dalam urusan internal negara-negara Arab, dan pernyataan provokatif para pejabat Iran.

Pada Kamis (12/9), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menolak klaim tidak berdasar dan mengatakan upaya sia-sia yang menyasar Republik Islam sejalan dengan kesalahan politik lama yang sama.

Ia juga menyatakan penyesalannya, beberapa negara -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Teluk Persia menyambut keluar dari kelemahan klaim tidak berdokumen oleh orang luar tentang keamanan maritim di wilayah ini alih-alih mengandalkan kekuatan mereka sendiri.

"Jalan yang salah yang diambil oleh beberapa negara Arab hanya akan menyulut masalah di wilayah itu pada saat dibutuhkan rasionalitas dan realisme," katanya.

Lebuh lanjut, Mousavi mencatat bahwa negara-negara Arab tertentu, yang telah gagal dalam kebijakan regional mereka, tidak mampu memahami realita di kawasan dan seluruh dunia.

Selain itu, ia menegaskan kembali kedaulatan Iran di tiga pulau Abu Musa, Greater Tunb dan Lesser Tunb, yang terletak di -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Teluk Persia.--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_190912_222950_227.sdoc-->

TAGS : Arab Saudi Anti Iran Teluk Persia -




TERPOPULER :