Senin, 21/10/2019 05:04 WIB

Topan Faxai Mengamuk, KRL di Jepang Lumpuh

Topan Faxai, yang mengepakkan angin hingga 216 kilometer (134 mil) per jam, mendarat di Chiba tepat di sebelah timur ibukota sebelum fajar, dan masuk melalui Teluk Tokyo.

Pohon roboh akibat topan

Tokyo, Jurnas.com - Topan dahsyat yang melanda Tokyo pada Minggu (8/9) malam, yang disertai angin ganas dan hujan lebat, menyebabkan perjalanan kereta listrik (KRL) terganggu pada Senin (9/9) pagi.

Dikutip dari AFP, tidak hanya perjalanan kereta yang dihentikan, lebih dari 100 penerbangan juga dibatalkan.

Topan Faxai, yang mengepakkan angin hingga 216 kilometer (134 mil) per jam, mendarat di Chiba tepat di sebelah timur ibukota sebelum fajar, dan masuk melalui Teluk Tokyo.

Gangguan transportasi yang dilepaskan oleh badai datang kurang dari dua minggu sebelum dimulainya Piala Dunia Rugby, dan menunda kedatangan tim Australia.

Peramal cuaca telah memperingatkan rekor kecepatan angin untuk topan di wilayah itu, dan perintah evakuasi yang tidak wajib masih berlaku pada jam 8 pagi waktu setempat, untuk hampir 340.000 orang. Setidaknya, pagi ini lebih dari 2.000 orang berlindung di tempat pengungsian.

Lebih dari 30 orang terluka dalam badai itu, kata kantor berita Kyodo, termasuk seorang wanita yang menderita luka serius setelah pilar di lapangan golf diterbangkan angin kencang, dan menabrak sebuah rumah.

Dan pada Minggu malam, delapan peselancar diselamatkan setelah tersapu gelombang tinggi di Shizuoka, Jepang tengah. Pihak berwenang mengatakan dua peselancar tersebut dikirim ke rumah sakit tetapi, namun tidak ada yang mengalami luka serius.

Lebih lanjut, angin kencang menumbangkan pohon-pohon dan kabel listrik, yang menyebabkan 910.000 orang tanpa listrik di daerah Tokyo pada Senin pagi.

10 rumah dinyatakan rusak di Shizuoka, di mana jendela rumah pecah dan mobil terbalik. Rekaman televisi menunjukkan atap besar runtuh di sebuah pompa bensin di Tateyama, selatan Tokyo, dan pompa di bawahnya hancur.

TAGS : Topan Faxai Tokyo Jepang Gangguan KRL




TERPOPULER :