Rabu, 02/12/2020 19:11 WIB

Presiden Michel Aoun Tanggapi Negara yang Mengancam Lebanon

Presiden Aoun menunjuk ke serangan pesawat tak berawak Israel baru-baru ini di pinggiran selatan Beirut, mengatakan

Presiden Lebanon Michel Aoun

Beirut, Jurnas.com - Presiden Michel Aoun mengatakan, Lebanon memiliki hak penuh melawan segala tindakan agresi yang mengancam integritas teritorialnya, Ia menyebut Israel akan menanggung semua konsekuensi.

"Setiap agresi terhadap Lebanon dan keamanan wilayahnya akan ditanggapi dengan pembelaan diri yang sah dan Israel akan menanggung semua konsekuensinya," kata Aoun kepada Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Jan Kubis selama pertemuan di Istana Presiden di Baabda, Jumat (6/9).

Aoun juga menekankan, Lebanon mematuhi Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, yang menjadi perantara gencatan senjata dalam perang agresi yang diprakarsai Israel terhadap Lebanon pada musim panas 2006.

Presiden Aoun menunjuk ke serangan pesawat tak berawak Israel baru-baru ini di pinggiran selatan Beirut, mengatakan "aturan keterlibatan" telah dilanggar. Dia mengatakan, serangan itu melanggar Resolusi 1701.

Aoun kemudian memuji upaya yang dilakukan Kubis dan sekretaris jenderal PBB di samping negara saudara dan ramah untuk memperluas mandat pasukan UNIFIL (Pasukan Sementara PBB di Libanon) yang beroperasi di Lebanon Selatan tanpa modifikasi dalam tugas mereka.

Tentara Lebanon, kata Aoun, sepenuhnya melaksanakan tugasnya mengenai keputusan yang dibuat oleh pemerintah Beirut dan Dewan Pertahanan Tinggi.

Sementara itu, Aoun menyampaikan kepada Aoun tentang pertimbangan mengenai perpanjangan masa jabatan UNIFIL dan posisi anggota Dewan Keamanan, ditambah peran yang dimainkan UNIFIL untuk menjaga stabilitas setelah kejadian baru-baru ini di perbatasan antara Lebanon selatan dan Israel.

Secara terpisah, pejabat PBB mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri. Kubis menjelaskan kepadanya tentang situasi di Lebanon selatan mengingat perkembangan lapangan baru-baru ini.

Berri menyatakan, Israel adalah satu-satunya pihak yang harus ditanyai tentang pelanggaran terhadap Resolusi 1701, yang menekankan bahwa Lebanon memiliki komitmen terhadap kesepakatan tersebut.

TAGS : Presiden Lebaon Michel Aoun Pemerintah Israel




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :