Jum'at, 30/10/2020 02:00 WIB

Bertandang ke Rusia, Iran Bahas Israel

Unit artileri Israel juga menyerang bagian selatan Lebanon tak lama setelah pesawat tanpa awak Israel melanggar wilayah udara Lebanon, dan menjatuhkan bahan pembakar yang memicu kebakaran di hutan di perbatasan.

Menteri Luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif

Moskow, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif berada di ibukota Rusia Moskow untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi tentang berbagai masalah, termasuk serangan Israel baru-baru ini terhadap negara-negara kawasan.

"Selain pembicaraan bilateral mengenai kerja sama bilateral, kami akan mengadakan pertemuan (dengan Rusia) terkait masalah regional, seperti serangan rezim Israel baru-baru ini terhadap negara-negara kawasan," kata Zarif kepada wartawan saat tiba di Moskow, Minggu (1/9).

Pernyataan tersebut dilontarkan di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan wilayah pendudukan dengan Lebanon, setelah gerakan perlawanan Hizbullah menyerang kendaraan militer Israel.

Unit artileri Israel juga menyerang bagian selatan Lebanon tak lama setelah pesawat tanpa awak Israel melanggar wilayah udara Lebanon, dan menjatuhkan bahan pembakar yang memicu kebakaran di hutan di perbatasan.

Dalam komentarnya, Zarif menyoroti hal-hal lain yang akan dibahas selama pembicaraan pada Senin (2/9) dengan timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov.

"Kami berada di ambang pembicaraan Astana di Turki, dan ada kebutuhan untuk koordinasi. Kami juga membutuhkan koordinasi tentang masalah Yaman," katanya.

Ia mengatakan perkembangan serius di Afghanistan juga akan menjadi agenda dalam pertemuan itu.

"Utusan khusus Iran untuk Afghanistan, Yaman, dan Suriah dalam delegasi mengunjungi Rusia, dan akan mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekan mereka," tambahnya.

Diplomat top itu  juga akan memberi penjelasan singkat kepada rekannya dari Rusia terkait perkembangan terbaru mengenai kesepakatan nuklir Iran, khususnya pembicaraan baru-baru ini yang diadakan di Prancis.

"Kami memiliki pendirian bersama tentang JCPOA dengan Rusia dan China dan banyak perkembangan global lainnya," katanya.

TAGS : Kesepakatan Nuklir Rusia Amerika Serikat Mohammad Javad Zarif




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :