Senin, 23/09/2019 07:34 WIB

Pogba: Penghinaan Membuatku Lebih Kuat

Pogba, yang menjadi sasaran pelecehan rasis setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti saat imbang melawan Wolves

Paul Pogba (Foto: Marca)

Jakarta, Jurnas.com - Gelandang Manchester United Paul Pogba mengatakan perlakukan rasis kepadanya merupakan sebuah memotivasi untuk menjadi orang yang lebih kuat.

Pogba, yang menjadi sasaran pelecehan rasis setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti saat imbang melawan Wolves pada 19 Agustus mencurahkan isi hatinya melalui Twitter.

"Nenek moyang saya dan orang tua saya menderita agar generasi saya bebas hari ini, bekerja, naik bus, bermain sepak bola," kata Pogba dilansir ESPN.

"Penghinaan rasis adalah ketidaktahuan dan hanya bisa membuat saya lebih kuat dan memotivasi saya untuk berjuang untuk generasi berikutnya," tambahnya.

Manajer United Ole Gunnar Solskjaer mengutuk penyalahgunaan seperti itu setelah Marcus Rashford menjadi pemain kedua dalam tim yang menjadi sasaran rasisme dalam seminggu, menyusul kekalahan 2-1 dari Crystal Palace, di mana pemain berusia 21 tahun itu juga gagal mengeksekusi penalti.

"Itu sama dengan yang kita bicarakan sebelum akhir pekan; itu harus dihentikan," kata Solskjaer pada konferensi pers.

"Aku hanya kehilangan kata-kata. Mereka terus bersembunyi di balik ID palsu dan itu gila kita membicarakan hal ini pada tahun 2019."

United telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut dan telah berjanji untuk mengambil "tindakan terkuat" terhadap siapa pun yang ditemukan terlibat.

Rekan satu tim Pogba dan Rashford United, Juan Mata juga berbicara menentang pelecehan tersebut, mengatakan kepada ESPN FC dalam sebuah wawancara eksklusif: "Itu bukan sesuatu yang harus kita bicarakan, karena itu seharusnya sudah diberantas sejak lama."

"Itu masalah. Sayangnya beberapa orang melakukan itu dan perlu berhenti. Ini pengecut untuk melakukannya, karena tidak ada yang bisa melihatmu. Itu tidak baik."

TAGS : Paul Pogba Gunnar Solskjaer Manchester United




TERPOPULER :