Selasa, 17/09/2019 04:04 WIB

Alvara: Tiga Hal Strategis ini Perlu Dilakukan PKB

PKB jangan sampai lupa pada konstituen tradisionalnya, yakni kalangan NU.

Hasanudiin Ali dan Ahmad Iman

Bali, Jurnas.com - Peneliti dan Founder Alvara Research Center Hasanudiin Ali menyebut ada tiga hal yang harus dilakukan PKB kedepan.

"Pertama adalah memperkuat soliditas. PKB harus solid karena tantangan yang dihadapi tidak mudah. Maka harus solidkan, gerak satu langkah dari atas sampai ke bawah," ujar Hasanudiin yang hadir sebagai pembicara dalam Muktanar PKB di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019).

Kedua, lanjut Hasanudiin, PKB harus membuka diri terhadap kader lintas keilmuan. Jangan terlalu banyak sarjana agamanya.

"PKB perlu memasukkan kader lintas keahlian. Ini untuk menjawab tantangan digitalisasi dan kemajuan teknologi," jelas Hasanudiin.

Adapun yang ketiga, Hasanudiin menyebut perlunya PKB memasukkan kader muda untuk menempati posisi dalam struktur partai.

"Perlu orang-orang yang lahir tahun 80 ke atas. Yang usia 35, 37. Mereka bisa menempati poisi penting dalam kepengurusan PKB. Ini utk merespon pemilih muda yang semakin besar tahun 2024," ujarnya.

"Anak muda itu bisa didekati oleh anak muda sendiri. Maka anak muda harus diberi ruang dalam struktur PKB," jelas Hasanudiin, Peneliti Alvara Research.

Terakhir, Hasanudiin mengingatkan agar PKB jangan sampai lupa pada konstituen tradisionalnya, yakni kalangan NU.

Data survei Alvara menunjukkan, mereka yang terafiliasi dengan NU dari semua penduduk muslin itu setengah dari penduduk muslim Indonesia.

"Satu dari dua orang muslim itu NU. Nah ini pemilih yang tak boleh ditingalkan PKB, selain tantangan diatas tadi," tuntas Hasanudiin.

TAGS : Alvara Research Muktamar PKB




TERPOPULER :