Jum'at, 15/11/2019 05:04 WIB

GP Ansor Berharap Cak Imin Rekrut Anak Muda dan Ahli Ekononi dalam Kepengurusan

Kami memahami sekjen ini ibarat istri dalam rumah tangga. Tak bisa dipaksakan atau ditentukan orang lain. Kecuali jaman Siti Nurbaya

Gus Yaqut dan pengurus GP Ansor

Jakarta, Jurnas.com - Muktamar VI PKB telah menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum periode 2019-2024. Cak Imin sekaligus diberi mandat penuh sebagai formatur dalam membentuk kepengurusan DPP PKB.

Lantas, apa harapan GP Ansor terkait kepengurusan PKB mendatang? Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kepengurusan PKB harus merespon perubahan jaman.

"Kita tau generasi milenial jadi penentu pemenangan pemilu. Sekitar 65 juta genetasi milenial kita," ujar Gus Yaqut.

Ia berharap, PKB dapat mengakomodasi anak-anak muda dalam kepengurusan lima tahun kedepan.

"Kemudian harapan kami juga ada ahli ekonomi. Kita harap rekrut yang punya keahlian ekonomi dan vokasi. Sebab tantangan kita selain pendidikan juga ekonomi," jelasnya.

Gus Yaqut juga menyinggung soal sosok Sekjen PKB yang akan mendampingi Cak Imin. Ia menilai ketua umum dan sekjen ibarat suami istri dalam rumah tangga.

"Soal sekjen, itu otoritas penuh ketum PKB. Kita tak ikut campur soal itu. Kami memahami sekjen ini ibarat istri dalam rumah tangga. Tak bisa dipaksakan atau ditentukan orang lain. Kecuali jaman Siti Nurbaya," katanya.

Bagi Gus Yaqut, PKB sudah sangat solid luar biasa, karena sinergi pengurus dan kader terutama ketum dan sekjen sudah sangat baik.

"Jadi orotitas memilih sekjen diberikan sepenuhnya pada ketum," tuntas Gus Yaqut.

TAGS : GP Ansor Kepengurusan PKB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :