Rabu, 18/09/2019 08:31 WIB

Komisi III DPR Sebut Pansel Sudah "On Track" Jaring 40 Capim KPK

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) sudah bekerja maksimal dalam menjaring calon pimpinan lembaga antirasuah.

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) sudah bekerja maksimal dalam menjaring calon pimpinan lembaga antirasuah. Sampai hari ini tersisa 40 nama yang telah mengikuti rangkaian tes dalam seleksi.

"Sejauh ini kami yang di Komisi III melihat bahwa Pansel bekerja `on track`," kata Arsul kepada wartawan, Rabu (21/8).

Arsul menyatakan 40 nama capim KPK yang tersisa itu juga mewakili pemangku kepentingan pemberantasan korupsi lantaran terdapat unsur dari KPK, polisi, kejaksaan, hakim, advokat, auditor, akuntan, hingga akademisi.

"Dari 40 nama yang lolos juga mewakili para pemangku kepentingan pemberantasan korupsi yang luas," tuturnya.

Sekretaris Jenderal PPP itu pun berharap nantinya pimpinan KPK periode 2019-2023 bisa mencerminkan tiga unsur penegak hukum, yakni polisi, jaksa dan hakim. Selin itu, kata Arsul, akademisi, praktisi, penggiat anti korupsi, ahli keuangan negara, akuntan, serta manajemen keuangan

"Saya berharap pimpinan KPK mencerminkan ketiga unsur penegak hukum tersebut (Polri, Kejaksaan, Hakim), ditambah akademisi, praktisi, penggiat anti korupsi, ahli keuangan negara, akuntan, manajemen keuangan," tuturnya.

Menurut Arsul, DPR akan menunggu 10 nama capim KPK yang nanti dikirim oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan. Ia berharap agar komposisi 10 capim KPK yang dikirim DPR mewakili berbagai pemangku kepentingan dalam pemeberantasan korupsi

"Yang mengerti hukum materiel maupun hukum acara tipikor. Sehingga performance KPK akan lebih baik dimasa datang," katanya.

TAGS : Pansel Capim KPK Komisi III




TERPOPULER :