Kamis, 19/09/2019 01:07 WIB

Dua Candaan Jokowi Bikin Muktamar PKB Riuh

Kebiasaan Jokowi, jika berada di para politisi kerap memberikan guyonan. Begitu juga di Muktamar PKB. Sehingga, membuat suasana ruangan menjadi riuh dari ketawaan hingga tepuk tangan.

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya pada Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2019 di Bali

Bali, Jurnas.com - Perhelatan Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Bali, dihadiri ribuan kadernya dari seluruh Indonesia. Presiden Joko Widodo, para Ketua Umum Partai, juga terlihat hadir saat pembukaan pada Selasa (20/8). Tak ayal, ruangan besar Hotel The Westin, terlihat penuh hingga balkon.

Kebiasaan Jokowi, jika berada di para politisi kerap memberikan guyonan. Begitu juga di Muktamar PKB. Sehingga, membuat suasana ruangan menjadi riuh dari ketawaan hingga tepuk tangan.

Saat memberikan sambutannya, Presiden Jokowi sempat menyatakan bingung. Pasalnya, saat Ketua Umum PKB pidato sebelumnya, sudah menyampaikan program pemerintahan 5 tahun ke depan.

"Saya mau berbicara apa juga bingung. Karena semua sudah diborong Ketum PKB Pak Muhaimin dari A sampai Z. Apa yang ingin saya sampaikan di sini sudah disampaikan, apa yang ditulis di sini sudah disampaikan beliau," kata Jokowi yang disambut tawa peserta muktamar.

Kelakar lainnya, bikin suasana Muktamar PKB jadi tertawaan. Selain peserta, pada undangan politisi juga terlihat tertawaan. Pasalnya, candaan yang ini rada-rada "berbau" politis.

Jokowi menyatakan heran PKB memilih Bali sebagai tempat muktamar. "Saya kadang mikir kalau PDI Perjuangan punya alasan kuat kenapa kongres di Bali karena memang basis terkuat PDIP di Bali. Terus kalau PKB adakan muktamar di Bali pasti ada alasannya," ujar Jokowi.

"Saya tidak tahu alasannya apa. Saya hanya tebak-tebak. Jangan-jangan PKB juga ingin peroleh suara besar di Bali 2024 nanti. Hati-hati Pak gubernur hati-hati, ketua DPD (PDIP Bali) hati-hati," pernyataan inilah yang membuat suasana bikin riuh. Terlihat Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri tersenyum.

Tapi, kata Jokowi, wajar apabila PKB ingin mengeksplorasi pemilih di Bali. "Tapi memang kelihatannya PKB yang partainya nahdliyin ingin dengan masyarakat Hindu. Dan tentu saja tujuan akhirnya untuk persatuan bangsa dan kebangkitan bangsa," ujar Jokowi.

TAGS : Muktamar PKB Presiden Joko Widodo Jokowi




TERPOPULER :