Senin, 18/11/2019 00:15 WIB

Trump Tunda Tarif Impor Tambahan Produk China, Ko Bisa?

Trump menyalahkan China karena tidak menindaklanjuti janjinya untuk mengimpor lebih banyak produk pertanian AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping (Foto: AFP)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) menunda tarif impor 10 persen untuk laptop, ponsel, konsol video game dan beberapa produk lain yang dibuat di China.

Keputusan AS itu beberapa menit setelah Kementerian Perdagangan China mengatakan, Wakil Perdana Menteri Liu He melakukan panggilan telepon dengan pejabat perdagangan AS.

Keputusan itu muncul kurang dari dua minggu setelah Presiden AS, Donald Trump mengatakan, pada 1 Agustus akan mengenakan tarif 10 persen pada USD300 miliar barang-barang China.

Trump menyalahkan China karena tidak menindaklanjuti janjinya untuk mengimpor lebih banyak produk pertanian AS.

Sejak Trump mengeluarkan cuitan pada 1 Agustus yang mengancam tarif baru, indeks saham S&P patokan AS turun lebih dari empat persen.

Investor teknologi menyambut baik berita penundaan tersebut sehingga mendorong indeks saham chip naik 2,8.persen, sementara saham Apple (AAPL.O) melonjak lebih dari lima persen dan Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 500 poin.

Penundaan itu merupakan sinyal bahwa kedua ekonomi terbesar dunia akan kembali akan melakukan tawar-menawar.

"Seperti biasa, China mengatakan mereka akan membeli besar dari Petani AS kita. Sejauh ini mereka belum melakukan apa yang mereka katakan. Mungkin ini akan berbeda! " tulis Trump.

Barang China yang selamat dari tarif AS pada 15 Desember mendatang, di antaranya komputer, konsol video game, mainan tertentu, monitor komputer, dan beberapa item alas kaki dan pakaian.

"Kelompok produk yang terpisah juga akan dikecualikan sama sekali, berdasarkan kesehatan, keselamatan, keamanan nasional dan faktor-faktor lain," tambahnya.

Pengumuman ini muncul di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang perlambatan ekonomi global.

Goldman Sachs mengatakan, perang dagang AS-China akan mengarah ke resesi meningkat dan Goldman tidak lagi mengharapkan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia sebelum pemilihan presiden AS tahun 2020.

Trump juga secara pribadi mengkritik Presiden China, Xi Jinping karena gagal berbuat lebih banyak untuk membendung penjualan fentanil opioid sintetis di tengah krisis overdosis opioid di AS.

Kantor Perwakilan Dagang AS akan mempublikasikan detail tambahan dan daftar jenis produk spesifik yang dipengaruhi oleh pengumuman tersebut.

Kantor berencana untuk melakukan proses pengecualian untuk produk-produk yang dikenakan tarif tambahan. (Reuters)

TAGS : Perang Dagang Amerika Serikat China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :