Senin, 19/08/2019 22:12 WIB

Indonesia resmi menyerahkan Keketuaan AMMY kepada Laos

Dua tahun kepemimpinan Indonesia AMMY telah banyak berkontribusi untuk menindaklanjuti tema “Proliferating Youth Entrepreneurship” melalui implementasi Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda 2016-2020.

Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, resmi menyerahkan kepemimpinannya kepada Laos, yang diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Lao Yuoth Union (Menpora Laos) untuk priode 2019-2021.

Laos, Jurnas.com - Menpora RI Imam Nahrawi selaku Ketua pertemuan Menteri yang menangani Kepemudaan Negara Asean (Asean Ministerial Meeting on Youth/ AMMY)  priode 2017-2019 melalui Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, resmi menyerahkan kepemimpinannya kepada Laos, yang diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Lao Yuoth Union (Menpora Laos) untuk priode 2019-2021.

Pada kesempatan pertemuan ini Jonni menyampaikan bahwa dua tahun lalu Indonesia dipercaya memimpin AMMY setelah menerima penyerahan AMMY dari ketua sebelumnya Kamboja.

Pada hari ini sebut Jonni, AMMY telah melakukan perjalanan untuk menindaklanjuti kesempatan baik itu. AMMY telah berusaha untuk mengkonsolidasikan dan meningkatkan pekerjaannya sebagaimana diamanatkan oleh Deklarasi Jakarta dari Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN tentang Pemuda 1992.

Dilanjutkan oleh Jonni, selama dua tahun kepemimpinan Indonesia AMMY telah banyak berkontribusi untuk menindaklanjuti tema “Proliferating Youth Entrepreneurship” melalui implementasi Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda 2016-2020.

Dihadapan para menpora se-asia tenggara Jonni menyampaikann juga, AMMY dengan dukungan Kelompok Kerja yang berdedikasi dan tim dari Sekretariat ASEAN, telah menyelesaikan banyak pekerjaan dan acara serta banyak dokumen penting termasuk pedoman, kerangka acuan dan lainnya sehingga memungkinkan AMMY berfungsi sebagai badan sektoral yang berpusat pada masyarakat.

Selain itu, pencapaian AMMY tambah Jonni jelas terlihat karena 62% dari 45 program dalam Rencana Kerja dilaksanakan, yang mengatakan bahwa sejumlah besar pekerjaan telah dilakukan.

”Indonesia telah berhasil melaksanakan ASEAN Youth Interfaith Camp 2018 dan 2019, dan ASEAN Youth Expo 2018. Filipina dengan ASEAN Day for Youth in Youth in Climate Action, Malaysia dengan The ASEAN Youth Volunteer Programme 2018, ASEAN Youth in Action oleh Singapura, serta pengembangan Indeks Pengembangan Pemuda ASEAN ” ujar Jonni Mardizal.

Lebih lanjut putra Sungai penuh bergelar Depati Satiodo ini menyampaikan, terlepas dari pencapaian luar biasa itu, masih banyak yang harus dicapai dalam Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda 2016-2020, seperti sub-tujuan 5 tentang peningkatan kompetensi pemuda dan ketahanan dengan keterampilan teknologi dan manajerial karena merupakan program yang paling sedikit diimplementasikan, untuk itu diharapkan agar semua anggota AMMY dapat melaksanakan sub-tujuan ini dalam perumusan selanjutnya dari Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda.

Kegiatan dua tahunan ini dibuka langsung oleh Wakil Perdana Menteri Laos Mr. Sonexay Siphandone dan diikuti oleh seluruh negara anggota Asean. Sedangkan delegasi Indonesia selain Jonni Mardizal turut serta juga Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Soleh, Asdep Kemitraan dan Penghargaan pemuda serta Staf KBRI Laos.

TAGS : Jonni Mardizal AMMY ASEAN Lao Yuoth Union




TERPOPULER :