Rabu, 16/10/2019 07:08 WIB

Mahasiswa dan Dosen Didorong Melek Ekonomi Digital

Pasalnya, era industri 4.0 menuntut keterampilan tersebut guna meningkatkan perekonomian, yang kini sudah meluas ke ranah digital.

Bukalapak meluncurkan Bukalapak Learning Center bersama Universitas Pamulang

Jakarta, Jurnas.com – Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid mendorong masyarakat menguasai teknologi digital. Pasalnya, era industri 4.0 menuntut keterampilan tersebut guna meningkatkan perekonomian, yang kini sudah meluas ke ranah digital.

“Agar siap berkompetisi dalam era industri 4.0, diperlukan 17 juta tenaga kerja yang dapat menguasai teknologi digital,” kata Rasyid saat meluncurkan Bukalapak Learning Center bersama Universitas Pamulang (Unpam), pada Rabu (17/7).

Dalam keterangannya, Rasyid mengatakan bahwa pusat pelatihan Bukalapak di Unpam tidak hanya menyasar 26.700 pelaku UMKM di Tangerang Selatan, namun juga mahasiswa dan dosen.

Dia mengatakan terdapat Kelas Buka Kesempatan bagi mahasiswa dan pelaku UMKM yang baru akan berjualan daring (online), dan Kelas Buka Penjualan yang berisi strategi dan teknik pemasaran bagi mahasiswa dan pelaku UMKM yang sudah berjualan daring.

“Dari 26.700 pelaku UKM di Tangerang Selatan, kami menargetkan paling tidak 30 persennya bisa memanfaatkan Bukalapak Learning Center pada tahun ini,” terang dia.

Untuk menyelaraskan standar kompetensi para mahasiswa dengan kebutuhan industri digital, Bukalapak juga mengadakan Kelas Programming bagi para Mahasiswa dan dosen Fakultas Teknologi Informatika Universitas Pamulang. Selain itu, Kelas ToT (Training of Trainer) juga dihadirkan bagi dosen yang mengampu mata kuliah kewirausahaan.

Rektor Universitas Pamulang Dayat Hidayat mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif pembinaan dan pelatihan ini. Apalagi saat ini, jumlah mahasiswa di Universitas Pamulang tercatat sebagai yang terbanyak di Indonesia, yaitu 84.000 orang.

“Bukalapak Learning Center akan menjadi gerbang pembuka transformasi digital bagi para mahasiswa, dosen, dan pelaku UMKM. Kami berharap, animo peserta pelatihan terus tinggi, dan membawa nilai tambah yang signifikan untuk kami dan lingkungan sekitar,” ujar Dayat.

TAGS : Ekonomi Digital Industri 4.0




TERPOPULER :