Rabu, 12/08/2020 14:10 WIB

Menggiurkannya Bisnis Bolen Pisang Keju

Omset yang diperoleh Jejen juga cukup besar. Setidaknya, dalam satu hari dia bisa meraup pendapatan hingga Rp1.000.000.

Bolen Pisang Keju (Foto: Muti/Jurnas)

Bandung, Jurnas.com – Bisnis apapun, jika ditekuni, maka hasilnya tidak akan mengkhianati proses. Demikian dikatakan oleh Jaelani (28), pengusaha muda bolen pisang keju asal Desa Jatiroke, Sumedang, Jawa Barat.

Beberapa tahun lalu, Jaelani atau yang lebih dikenal dengan panggilan Jejen hanyalah seorang pengangguran setelah memutuskan keluar dari cafe tempat dia bekerja.

Melihat sang anak menganggur, ayah Jejen yang memang sudah lebih lama menekuni usaha kue, menyerahkan peralatan kuenya supaya dimanfaatkan oleh Jejen untuk merintis kembali bisnis kue bolen pisang. Modalnya pun cuma Rp500.000.

“Iya bisa dibilang usahai ini turun temurun. Sempat vakum, karena ngeliat saya tidak ada kerjaan langsung dikasih,” tutur Jejen kepada Jurnas.com saat ditemui di sela kunjungan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan.

Masa-masa awal berjualan, Jejen menjajakan bolen pisang kejunya ke warung-warung desa dengan sistem retur. Namun sayang, kala itu bolen pisangnya belum terlalu laku.

“Banyak sisa yang balik ke rumah. Kalau sudah begitu, paling dikasih ke tetangga,” kata Jejen.

Semakin lama, peminat bolen pisang keju Jejen makin meningkat. Dia bahkan sudah tidak lagi menjajakan dari warung ke warung, karena permintaan yang datang langsung ke rumahnya sangat tinggi.

Apalagi, lanjut Jejen, bahan baku bolen pisang keju tidak selalu tersedia. Maklum, pria satu anak ini hanya menggunakan pisang raja bulu sebagai isian bolennya. Sementara untuk mencari pisang raja bulu, dia harus membeli ke sejumlah tempat di luar Desa Jatiroke.

“Pernah pakai pisang jenis lain, tapi rada lembek. Konsumen lebih suka kalau pakai pisang raja bulu,” ujar dia.

Dengan ramainya pesanan, omset yang diperoleh Jejen juga cukup besar. Setidaknya, dalam satu hari dia bisa meraup pendapatan hingga Rp1.000.000.

“Sehari bisa menghasilkan 30-40 kotak. Alhamdulillah hasilnya lumayan sekarang,” terang Jejen.

Kendati usahanya sudah sukses, bisnis bolen pisang keju Jejen masih terdapat kekurangan. Salah satunya, boks yang dia gunakan masih polos, sehingga konsumen tidak bisa mengetahui bahwa bolen tersebut dijual oleh Jejen.

Inilah yang disoroti oleh sekelompok mahasiswa yang sedang melaksanakaan KKN Kewirausahaan di Desa Jatiroke. Adela (19) berharap, kelompok dapat membantu Jejen mendesain boks bolen pisang keju, dengan tujuan mengemas produk tersebut menjadi lebih menarik.

“Kalau untuk bolen, saya lihat pasarannya sudah cukup. Paling tinggal di kemasan. Pasarannya lebih dibesarkan, mungkin di online. Kemasannya harus ada desain, nama, rasa, nomor telepon, alamat. Terus bisa juga ada varian rasa lain,” tutur Adela.

KKN Tematik Kewirausahaan Unpad merupakan KKN hasil MoU antara Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan USAID Mitra Kunci pada 10 Juni lalu.

Direktur Pembelajaran Belmawa Kemristekdikti Paristiyanti Nurwardani menerangkan, KKN ini mengusung sistem kerja penta-helix, dengan melibatkan akademisi, pemerintah, industri, lembaga swadaya USAID, usaha serta masyarakat sebagai penerima manfaat langsung.

Sementara Kepala Bagian Hukum, Kerjasama, dan Layanan Informasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Nuril Furkan berharap, pengalaman ini dapat memberikan stimulus bagi mahasiswa untuk mengembangkan wirausaha.

“Saya juga berharap mahasiswa ikut membangun home industry di desa ini. Sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” terang Nuril.

Lebih lanjut, Kepala Desa Jatiroke Ahmad menuturkan, desanya masih tergolong tertinggal. Namun dia optimistis Jatiroke bisa berkembang, mengingat potensi yang ada di desa tersebut.

“Kami punya keripik, jamur, dan bolen pisang. Mudah-mudahan dengan adanya KKN Kewirausahaan ini, Jatiroke bisa lebih berkembang,” ujar Ahmad.

TAGS : Bolen Pisang Keju Wirausaha Kuliner




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :