Selasa, 10/12/2019 06:29 WIB

Berapa Usia Ideal Anak Masuk Sekolah Dasar?

Anak yang lebih awal masuk SD memang cukup matang akademik, namun biasanya kematangan dialog dan kemandirian belum maksimal.
 

Ilustrasi masuk sekolah (Foto: ctaagency)

Jakarta, Jurnas.com - Besok senin (15/7) tahun ajaran baru dimulai. Secara umum, anak-anak yang masuk sekolah dasar (SD) Izin 7 tahun. Namun seperti diketahui, tidak sedikit orang tua yang menyekolahkan kematian di bawah ini.

Lalu sebenarnya, berapa ideal untuk anak masuk sekolah dasar? Menurut Psikolog anak, Ratih Zulhaqqi, M.Psi pada usia 7 tahun, anak dianggap sudah siap secara fisik maupun psikis. "Untuk diam di kelas sampai siang, sudah siap," katanya.

Gerakan motorik, kata dia, pada usia tersebut anak sudah lebih bagus, otot dan sarafnya juga sudah terbentuk. Salah satu contohnya seperti memegang pensil.

"Anak sudah mampu membandingkan dengan anak umur tiga tahun yang masih suka gemetar jika mendukung untuk menulis sendiri," tuturnya.

Selain itu, dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, ungkap mengapa anak usia 7 tahun harus masuk SD:

1. Aspek Fisik

Senada degan Ratih Zulhaqi, bahwasannya pada usia 7 tahun secara fisik anak sudah bisa diam di kelas dan memegang pensil secara mandiri. Di mana, gerakan motorik anak sudah bagus, otot dan sarafnya sudah terbentuk. Berbeda dengan usia satu tahun di bawahnya. Anak usia 6 tahun masih ingin bermain.

2. Aspek Psikologis

Dalam perkembangan dunia, anak dumulai bisa mengembangkan dengan baik pada usia di atas 6 tahun. Semakin meningkat usianya, semakin tinggi kemampuan meningkatkan, semakin mampu memilah materi mana yang harus dipertimbangkan dan harus diabaikan.

Anak yang terlalu dini masuk SD umumnya masih kesulitan di kelas satu, karena ia belum siap untuk belajar dengan baik. Dia masih mengembangkan keterampilan geraknya.

3. Aspek Kognitif

Saat masuk ke SD anak diharapkan mampu membaca, menulis, berhitung sederhana. Selain itu anak juga diharapkan mampu mengikuti, paham dan bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan.

4. Aspek Emosi

Anak yang lebih awal masuk SD memang cukup matang akademik. Namun biasanya kematangan dialog dan kemandirian belum maksimal. Sementara dijenjang SD anak tidak lagi akan mendapat perhatian seperti di TK. Anak diharapkan lebih mandiri dan juga lebih tergantung pada orangtuanya.

Bagaimana masalah yang terlihat adalah anak-anak dapat mengikuti pelajaran di sekolah, tetapi disisi lain misalnya anak masih meminta ditunda bunda atau tidak berani pipis sendiri di toilet umum sekolah atau mudah melawan tugas yang diberikan atau tidak dapat membantu PR.

TAGS : Anak Sekolah Ajaran Baru




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :