Sabtu, 24/08/2019 08:01 WIB

Harga Cabai Masih Mahal, Inflasi di Depan Mata

Masalah utama kenaikan harga cabai ada di pasokan karena musim kering yang mengganggu panen, musim tanam bersamaan, keterlambatan antisipasi di daerah yang kekurangan cabai, dan bibit serta inovasi pertanian cabai belum adaptif terhadap perubahan cuaca.

Para petani cabai rawit merah di Tuban, Jawa Timur justru memasuki panen raya.

Jakarta, Jurnas.com - Ekonom Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, mengingatkan bahwa efek kenaikan harga cabai yang tak terbendung akan berimbas pada inflasi pada Juli.

"Efek kenaikan harga cabai tentunya akan berpengaruh ke inflasi bulan Juli. Inflasi yang meningkat berpotensi menggerus daya beli," ujar Bhima kepada redaksi, Minggu (14/7).

Menurut Bhima, masalah utama kenaikan harga cabai ada di pasokan karena musim kering yang mengganggu panen, musim tanam bersamaan, keterlambatan antisipasi di daerah yang kekurangan cabai, dan bibit serta inovasi pertanian cabai belum adaptif terhadap perubahan cuaca.

"Jika masalah pasokan dibiarkan, imbasnya akan menyebabkan inflasi pangan yang berkelanjutan di bulan-bulan berikutnya," jelas Bhima.

Untuk mengatasi terjadinya inflasi, jelas Bhima, koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Pemerintah Daerah (Pemda) harus diperkuat, salah satunya  kerjasama antar daerah untuk mendorong pasokan cabai.

"Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kepulauan Riau yang harga cabai merahnya naik menjadi Rp88.100 per kg (12 juli 2019) bisa kerjasama dengan BUMD di Jawa Tengah yang harga cabainya relatif stabil dan pasokannya tercukupi," terang Bhima.

Lebih dari itu, Bhima juga berharap ke depan pola tanam cabai tidak dilakukan secara bersamaan untuk mengantisipasi kenaikan harga si pedas saat musim panen sudah lewat.

Sementara itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengantisipasi kenaikan harga cabai, salah satunya melalui Gelar Cabai Murah (GCM) di 30 Toko Tani Indonesia (TTI) di Jabodetabek sejak 7 Juli 2019.

TTI memasok sebanyak 10 ton cabai merah keriting dan empat ton cabai rawit dari sentra pertanian, dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempengaruhi harga di pasaran. Di TTI cabai merah keriting dan cabai rawit merah Rp35.000 per kg.

 

 

 

TAGS : Bhima Yudhistira Harga Cabai Pola Tanam




TERPOPULER :