Senin, 23/09/2019 18:36 WIB

Turki Terima Rudal S-400 Rusia

Trump mengatakan Turki tidak diperlakukan dengan adil tetapi tidak mengesampingkan sanksi.

Masa jabatan empat tahun Murat Cetinkaya sebagai gubernur bank sentral Turki akan berakhir pada 2020. Reuters

Jakarta, Jurnas.com - Bagian pertama dari sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dikirim ke Turki, Jumat (12/07). Rudal itu merupakan pengembangan yang diatur untuk meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat yang telah memperingatkan sanksi atas kesepakatan tersebut.

Pengiriman S-400 dikirim ke Pangkalan Udara Murted di luar ibukota Ankara, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

"Pengiriman suku cadang milik sistem akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang," kata Direktorat Industri Pertahanan Turki secara terpisah dilansir The National.

"Setelah sistem benar-benar siap, itu akan mulai digunakan dengan cara yang ditentukan oleh otoritas terkait," tambahnya.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan setelah bertemu dengan Donald Trump pada KTT G20 bulan lalu bahwa AS tidak berencana untuk menjatuhkan sanksi pada Ankara karena membeli S-400.

Trump mengatakan Turki tidak diperlakukan dengan adil tetapi tidak mengesampingkan sanksi.

Amerika Serikat mengatakan S-400 tidak kompatibel dengan jaringan pertahanan NATO dan dapat mengkompromikan jet tempur siluman Lockheed Martin F-35, sebuah pesawat Turki, anggota NATO, sedang membantu membangun dan berencana untuk membeli.

Di bawah kemungkinan sanksi AS, Turki dapat menghadapi pengusiran dari program F-35, sebuah langkah yang diberhentikan Erdogan. Tetapi Washington telah memulai proses mengeluarkan Turki dari program F-35, menghentikan pelatihan pilot Turki di Amerika Serikat pada pesawat.

TAGS : Rudal S-400 Turki Rusia




TERPOPULER :