Senin, 25/05/2020 07:45 WIB

Pulangkan HRS Jadi Syarat Rekonsiliasi, Habib Sholeh: Yang Kalah Jangan Ngatur-ngatur

Habib Sholeh al Muhdar (kiri)

Jakarta, Jurnas.com - Pendukung Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar Simanjuntak meminta agar Presiden Jokowi segera memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai syarat jika mau rekonsiliasi dengan Prabowo.

Mendengar persyaratan itu, pengurus Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pondok Pesantren Indonesia, Habib Sholeh al Muhdar mengingatkan agar Dahnil dan semua pendukung Prabowo-Sandi jangan sok ngatur pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin. Sebab seharusnya pihak yang kalah Pilpres tidak layak mengatur-ngatur yang menang.

"Saya ingatkan kepada Dahnil dan semuan pendukung Prabowo-Sandi agar mawas diri. Yang kalah Pilpres jangan ngatur yang menang. Harus tau dirilah," tegas Habib Sholeh, Sabtu (6/7/2019).

Menurut Habib Sholeh, rekonsiliasi pasca-Pilpres seharusnya tanpa syarat. Sebab rekonsiliasi adalah kebutuhan bangsa Indonesia, bukan kepentingan orang per orang.

Artinya, jelas Habib Sholeh, sangat tidak pantas jika Dahnil menjadikan pemulangan HRS sebagai bargaining untuk rekonsiliasi.

"Kalau memulangkan Habib Rizieq jadi syarat dan bargaining, menurut saya keterlaluan. Mahal sekali Habib Rizieq sampai jadi syarat rekonsiliasi menyatukan anak bangsa. Kan lucu ini," ujarnya.

Bagi Habib Sholeh, seorang Habib Rizieq tak sebanding untuk dijadikan bargaining bagi kepentingan bangsa Indonesia yang sangat besar.

"Kalau Habib Rizieq mau pulang ya pulang aja. Mau tetap di sana (Arab Saudi) ya silahkan. Terserah dia," tegasnya.

Alih-alih memulangkan HRS, Habib Sholeh malah meminta agar Imam Besar FPI itu meminta maaf kepada Jokowi dan bangsa Indonesia karena sering membuat kegaduhan.

"Kita hampir tiap hari diserang, digebugin, dipukulin dengan pernyataan-pernyataan menghujat. Sekarang sudah selesai pemilu ya jangan ngatur. Yang kalah jangan sok ngatur-ngatur yang menang dong," ungkap Habib Sholeh.

Ia pun menyarankan agar Presiden Jokowi tak usah mengikuti syarat ataupun permintaan dari pendukung Prabowo. Terutama syarat rekonsiliasi harus memulangkan HRS.

Kata Habib Sholeh, Jokowi-KH Maruf Amin harus mengurus bangsa dan negara yang penduduknya lebih dari 200 juta jiwa.

"Saya harap pak Jokowi tetap fokus bekerja membangun bangsa. Ada 200 juta lebih masyarakat yang diurus pemerintah Pak Jokowi-Kiai Ma`ruf Amin. Tak usah ikutin permintaan satu atau segelintir orang kemudian program kerakyata jadi terganggu," tuntas Habib Sholeh.

Sebelumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai rekonsiliasi yang hangat dibicarakan saat ini adalah momentum yang tepat untuk memberikan kesempatan pada HRS kembali ke Indonesia.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan," kata Dahnil melalui akun Twitter miliknya @Dahnil Anzar, Sabtu (6/7).

TAGS : Pulangkah Habib Rizieq Rekonsiliasi Habib Sholeh al Muhdar




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :