Kamis, 18/07/2019 17:58 WIB

Tangani Resistensi Anti-mikroba, Belanda Apresiasi Indonesia

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Menkes RI telah menunjukkan kinerja positif menangani resistensi anti-mikroba.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek

Jurnas.com - Menteri Kesehatan RI, Prof. DR. dr. Nila F. Moeloek, SpM(K) bersama Menteri Pelayanan Medis Belanda, Mr. Bruno Bruins dan Menteri Pertanian, Alam, dan Kualitas Pangan Belanda, Ms. Carola Schouten telah memimpin bersama Pertemuan Tingkat Menteri ke-2 tentang Resistensi Anti-Mikroba yang diselenggarakan di Noordwijk, Belanda pada tanggal 19-20 Juni 2019.

Didaulatnya Menkes RI oleh Pemerintah Belanda sebagai Co-Chair merupakan penghargaan atas kinerja Pemerintah Indonesia dalam upaya memerangi resistensi anti-mikroba pasca Pertemuan Tingkat Menteri ke-1 tahun 2014.

Dalam pidato pembukaan, Menkes Belanda menegaskan bahwa keberhasilan Pertemuan Tingkat Menteri ke-1 yang dipimpin bersama Indonesia dan Belanda telah berhasil meningkatkan upaya memerangi resistensi anti-mirkoba pada tingkat global, regional dan nasional.

Lebih lanjut Menkes Belanda mengapresiasi bahwa “selama 5 tahun terakhir Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Menkes RI telah menunjukkan kinerja positif menangani resistensi anti-mikroba dan karenanya Pemerintah Belanda kembali meminta Menkes RI memimpin bersama Pertemuan Tingkat Menteri ke-2”.

Menkes RI dalam pidato pembukaan antara lain menyampaikan, “Resistensi anti-mikroba merupakan salah satu tantangan kesehatan yang semakin menarik perhatian para pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan non-kesehatan di tingkat global. Untuk itu, diperlukan upaya serius dalam penanganan potensi krisis tersebut.”

Lebih lanjut, Menkes RI menekankan pentingnya aktualisasi pendekatan One Health untuk melibatkan dan menyatukan seluruh pemangku kepentingan yang mempunyai visi dan tujuan yang sama dalam menanggulangi resistensi anti-mikroba.

Pada sesi diskusi interaktif, Indonesia membagi pengalaman dalam implementasi  GAP-AMR di rumah sakit Indonesia melalui pemutaran Virtual Reality Video, dengan mengambil contoh praktek di RS Persahabatan sebagai bahan diskusi pembuka.

Menkes RI juga turut memberikan pandangan mengenai best practices Indonesia dalam penanggulangan resistensi anti-mikroba serta tantangan yang dihadapi ke depan khususnya dalam kolaborasi multi-sektor dan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.

Namun Menkes RI menegaskan bahwa Pemerintah RI optimis dapat mengimplementasikan Rencana Aksi Nasional dengan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

TAGS : Resistensi Antimikroba Kementerian Kesehatan




TERPOPULER :