Selasa, 24/09/2019 01:20 WIB

Iran: Trump jadi Ancaman Stabilitas Timur Tengah hingga Dunia

Trump jadi ancaman serius bagi stabilitas Timur Tengah.

Presiden Iran, Hassan Rouhani (Foto: Tehran Time)

Teheran, Jurnas.com - Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan, pemerintahan Trump jadi ancaman serius bagi stabilitas Timur Tengah. Karena itu, Negeri Para Mullah mendesak masyarakat internasional menentang unilateralisme Amerika Serikat (AS).

Demikian kata Rouhani dalam pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) - aliansi keamanan Eurasia yang mencakup China, India dan Rusia - di Bishkek, ibukota negara Asia Tengah di Kyrgyzstan, Jumat (14/6).

"Selama dua tahun terakhir, pemerintah AS menggunakan kekuatan ekonomi, keuangan, dan militernya melalui pendekatan agresif mengganggu semua struktur dan peraturan internasional," kata Rouhani.

Menurut Rouhani, pendekatan itulah yang mengubah pemerintah AS menjadi ancaman serius bagi stabilitas kawasan Timur Tengah dan khusunya dunia.

"Iran percaya, hari ini, komunitas internasional tertantang dari sebelumnya oleh masalah tindakan sepihak dan kompleksitas dunia saat ini, terutama terorisme, ekstremisme dan perdagangan narkoba, yang membuat kebuntuan menjadi multilateralisme," sambungnya.

Rouhani juga memperingatkan, terorisme, dalam bentuknya yang beragam, ekstremisme, unilateralisme, dan campur tangan negara-negara ekstra-regional dalam urusan kawasan lain dan campur tangan dalam urusan internal negara-negara lain membuat komunitas internasional dalam situasi yang sulit.

Situasi ini, kata Rouhani, dapat menimbulkan ancaman bagi stabilitas, keamanan dan kepentingan semua negara di dunia.

"Hari ini, kita semua harus bersatu dari Timur ke Barat melawan bahaya ekstremisme, karena ekstremisme mengancam pembangunan, perdamaian, dan keamanan dunia," kata Rouhani.

"Tidak masalah apakah kita Muslim, Kristen, Yahudi, Budha atau mengikuti agama lain; yang penting adalah bersatu melawan ekstremisme dari warna kulit, ras atau agama apa pun," tegasnya.

KTT ke-19 SCO digelar di Kirgistan. Dihadiri presiden dari 11 negara yang ikut serta, termasuk Rusia, China, Kazakhstan, Tajikistan, Uzbekistan, India, Pakistan dan Iran.

Organisasi Kerjasama Shanghai adalah organisasi antar pemerintah yang didirikan untuk kerja sama multilateral, politik, ekonomi dan keamanan.

China, Rusia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, Pakistan, dan India adalah anggota utamanya, dan Iran, Mongolia, Afghanistan, dan Belarus adalah pengamat.

Pada putaran kedua dari perjalanan tiga harinya, Rouhani akan meninggalkan Bishkek Jumat malam ke Dushanbe, ibu kota Tajikistan, menghadiri konferensi tingkat lima Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA).

Iran, Kazakhstan, Afghanistan, Pakistan, Korea Selatan, China, Rusia, India, Palestina, Mongolia, Kirgistan, Uzbekistan, Tajikistan, Azerbaijan dan Thailand adalah di antara anggota organisasi CICA.

TAGS : Stabilitas Dunia Timur Tengah Amerika Serikat Iran Hasan Rouhani




TERPOPULER :