Minggu, 25/08/2019 01:55 WIB

AS Tampung Ribuan Anak-anak Migran di Oklahoma

Kantor Departemen Pemindahan Pengungsi (HHS) mengatakan sedang mengaktifkan pangkalan di Lawton karena lonjakan dramatis pada migran di bawah usia 18 yang tidak memiliki orang tua atau wali hukum lainnya di Amerika Serikat.

Migran asal Amerika Tengah berdiri di pagar perbatasan Amerika Serikat (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat menyebutkan, sebanyak 1.4000 anak-anak migran yang tidak didampingi akan sementara ditampung di pangkalan Fort Sill Army di Oklahoma.

Kantor Departemen Pemindahan Pengungsi (HHS) mengatakan sedang mengaktifkan pangkalan di Lawton karena lonjakan dramatis pada migran di bawah usia 18 yang tidak memiliki orang tua atau wali hukum lainnya di Amerika Serikat.

"HHS telah menerima lebih dari 40.000 rujukan anak-anak migran tanpa pendamping antara Oktober 2018 - awal tahun fiskal 2019 - dan 30 April," bunyi peryataan itu dikutip UPI.

HHS menggunakan Fort Sill sebagai tempat penampungan sementara darurat pada tahun 2014, ketika ada lonjakan anak di bawah umur yang tidak didampingi. Tahun itu, pemerintah juga mengaktifkan tempat penampungan darurat di instalasi militer di California dan Texas.

Anak-anak akan dilindungi di struktur sisi keras di Fort Sill, sementara struktur sisi lunak akan digunakan untuk operasi pendukung.

HHS mengatakan mereka juga mempertimbangkan untuk memperluas fasilitas Pelabuhan Masuk Santa Teresa sebagai tempat perlindungan sementara bagi anak di bawah umur yang tidak didampingi. Jika demikian, fasilitas itu akan tetap kosong kecuali ada keadaan darurat yang memengaruhi kapasitas di tempat penampungan lain.

Awal bulan ini, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengatakan pihaknya menangkap 144.278 orang yang berusaha menyeberang ke Amerika Serikat secara ilegal pada Mei, termasuk 11.391 yang datang sendiri di pelabuhan masuk dan dianggap tidak dapat diterima. Itu adalah peningkatan 45 persen dari kekhawatiran April.

TAGS : Anak Migran Amerika Serikat




TERPOPULER :