Minggu, 16/06/2019 21:31 WIB

Ekspor Produk Pertanian hingga April 2019 Capai 13,14 Ton

Ekpor pertanian meningkat berkat upaya Kementan membangun kerjasama dan negosiasi perdagangan dengan negara lain.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga Andri di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (9/3),

Jakarta, Jurnas.com - Selama empat tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, neraca perdagangan produk pertanian terus mengalami peningkatan positif.

Capaian ini tak lepas dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus membangun kerjasama dan negosiasi perdagangan dengan negara lain serta upaya meningkatkan produksi dalam negeri.

"Artinya, kita terus berupaya mengekspor produk pertanian baik melalui peningkatan produksi dalam negeri maupun kerjasama dan negosiasi perdagangan dengan negara lain," kata Kuntoro Boga, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan.

Menurut Kuntoro, peluang kerjasama itu dibuka melalui pertemuan bilateral maupun multilateral, seperti contohnnya pertemuan multilateral tingkat menteri G20 ataupun pertemuan bilateral Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian Brazil, Tereza Cristina, beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan itu, Menteri Amran mendorong negara Brazil membeli berbagai produk pertanian dari Indonesia.

"Pemanfaatan peluang ekspor ini harus terus dikejar supaya neraca perdagangan kita tidak defisit. Sebaliknya, kita harus mampu membuat neraca perdagangan kita meningkat," katanya.

Seperti diketahui, Indonesia mengalami surplus neraca perdagangan dalam bentuk volume dan nilai produk pertanian. Kenaikan ini juga terjadi sejak awal 2019 hingga pertengahan tahun ini.

Kondisi serupa juga terjadi pada periode 5 tahun terakhir, dimana volume ekspor meningkat sembilan hingga 10 juta ton diatas volume pada 2013 yang hanya mencapai 33,5 juta ton, dimana 2018, jumlahnya total naik menjadi 42,5 juta ton.

"Dengan kata lain, selama periode tersebut kita mampu tumbuh sebesar 26,9 persen atau rata-rata 5,4 persen per tahun," katanya.

Di samping itu, Indonesia juga tercatat mengalami surplus nilai perdagangan produk pertanian sebesar USd 10,03 Miliar pada 2018. Selanjutnya, kondisi yang sama terjadi pada awal tahun ini, dimana April 2019, volume ekspor produk pertanian telah mencapai 13,14 juta ton atau meningkat 1,84 persen dibandingkan Januari-April 2018.

"Melihat pergerakan ini, diperkirakan volume ekspor produk pertanian akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Sebab, selama Januari-April 2019, Indonesia sudah mengalami surplus sebesar USD 2,26 Miliar," tutupnya.

TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Ekspor Impor Produk Pertanian




TERPOPULER :