Sabtu, 19/10/2019 16:18 WIB

Pasca Ledakan di Kartasura, UPT Ditjen Perhubungan Laut Diminta Lebih Waspada

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha (depan tengah) didampingi Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta (kanan) dan Kepala Syahbandar Pelabuhan Utama Tanjung Priok M Amiruddin (kiri) saat melepaskan mudik gratis sepeda motor pakai kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

 

Jakarta, Jurnas.com - Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhuhungan menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) meningkatkan kewaspadaan pasca peristiwa ledakan yang terjadi di Pos Pengaman (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura, Sukoharjo Jawa Tengah, Senin (3/6/2019) pukul 23.00 WIB.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha meminta agar para Kepala Syahbandar Utama, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP), Kepala Pangkalan PLP serta Kepala KSOP Khusus Batam untuk konsisten dalam melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang, orang dan barang bawaannya di terminal pelabuhan dan kapal bekerjasama dg aparat keamanan, operator pelabuhan dan operator kapal.

"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, masing-masing UPT Ditjen Perhubungan Laut meningkatkan frekuensi patroli keamanan di land side maupun sea side," ujar Arif.

Selanjutnya, Arif Toha juga mengingatkan agar memeriksa peralatan kerja yang dibawa oleh karyawan dan memastikan peralatan tersebut dibawa kembali pada saat keluar serta menempatkan personil pengamanan di setiap access point, atau menutup access tersebut apabila tidak digunakan.

"Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan. Segera koordinasi dengan pihak aparat keamanan terkait laporan kondisi keamanan di daerah operasional masing-masing pelabuhan dan melaksanakan sistem keamanan berdasarkan sistem dan prosedur yang ditetapkan," tutup Arif Toha.

 

TAGS : Ledakan Kartasura UPT Ditjen Perhubungan Laut




TERPOPULER :